CAKRAWALA TV
Headline

Dinas Komimpo di Tanggamus diminta Transparan

-CakrawalaTV.news

Tanggamus – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanggamus merekap sebanyak 42 media online di tahun anggaran 2020 dengan bajet Rp 100 juta.

Hal itu membuat beberapa biro media online di Tanggamus meradang, pasalnya beberapa media online tersebut dengan pengajuan kerja sama di tahun 2019 tidak masuk rekap di tahun anggaran 2020.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu Biro media online koranperbatasan.com Arzal, bahwa sejak pertengahan tahun 2019, ia telah mengajukan surat permohonan kerjasama ke Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus dengan harapan bisa masuk rekap di tahun anggaran 2020 namun hingga saat ini tidak ada kejelasan.

“Surat permohonan kerjasama sudah saya ajukan ke bagian Humas Kominfo sejak bulan Mei 2019, dengan harapan dianggarkan di tahun 2020 ini, sejak itu juga setiap ada berita rilis yang menyangkut kegiatan Pemkab Tanggamus, saya muat di media online saya, tapi hingga saat ini gak ada kejelasan dan sebelumnya juga gak ada pemberitahuan ke saya bahwa media saya gak masuk rekap” Ungkapnya. Rabu (1/7/20)

Sementara dari ke 42 media online tersebut lanjut Arzal, setelah di cek satu persatu banyak media online yang masuk rekap di Kominfo tersebut fortalnya tidak bisa di akses alias bodong.

Hal yang sama disampaikan oleh Biro CakrawalaTVnews.com Agus Setiawan, bahwa dirinya pada akhir 2019 lalu telah melayangkan surat permohonan kerjasama di Humas Kominfo Kabupaten Tanggamus, namun setelah di cek, media online CakrawalaTVnews.com tidak masuk rekap di tahun anggaran 2020.
“Saya sudah mengajukan surat permohonan kerjasama,tapi kok gak masuk rekap di tahun ini, berarti Pemkab Tanggamus secara tidak langsung gak mau bermitra dengan media yang saya bawa” Pungkasnya.

Terkait hal itu, sebelumnya pihak Dinas Kominfo Tanggamus menjelaskan bahwa media online yang masuk rekap di tahun anggaran 2019/2020 sebanyak 42 media online dengan bajet Rp 100 juta, dan anggaran per medianya bervariasi, sementara untuk media online yang baru mendapat anggaran Rp 1,5 juta per tahunnya.

“Untuk media online yang baru, dianggarkan Rp 1,5 juta dalam 1 tahun, Rp 100 juta untuk bajet 42 media online di tahun 2020 ini, itu variasi, ada yang 4 juta, 3 juta, 2,5 juta, 2 juta per tahunnya, yang dari awal misalkan sejak tahun 2016 dianggarkan 4 juta, 3 juta sementara untuk media yang pengajuan di 2019 kita belum dapat anggaran” Beber Budi selaku Staf Humas Kominfo. Senin (22/6/20)(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *