Way kanan 30-07-2020 .
Tepat nya di desa Tanjung raja sakti, salah Satau oknum aparat desa berupaya mengambil alih tanah warganya sendiri oknum aparat desa yang berinisial DW .
Buntut panjang dari sengketa tanah30x30.m bangunan milik (alm) Abdullah yang ingin di kuasai oleh oknum desa Tanjung raja sakti berawal dari tanih milik Abdullah yang d juwal kan Mamat tanpa sepengetahuan pemilik tanah iya itu Abdulla.
Saat awak media yang menjumpai anak (alm) Abdullah , yaitu Amir Abdullah di kediaman nya ” Amir menyatakan bahwa tanah ini milik kami ,
“Masih kata Amir saya sudah pernah d telpon oleh salah satu tokoh kampung yang berinisial ss dan saya jupa di kediaman ss , saya sendiri pernah menyampaikan bawah tanah bangunan ini milik saya ujara Amir .
” Masih kata Amir bahkan saya mengajukan beberapa poin yaitu saya minta saudara Mamat untu pulang dan mempertanggung jawabkan perbuatannya , yang kedua tanah ini kita wakaf kan saja , yang ke tiga menempuh jalur hukum sesuai UUD yang berlaku d negara kesatuan republik Indonesia tentang pertanahan ujar Amir ,
Tapi ini belum ada ke sepakat ,malah tanah bangunan tsb sudah di bersihkan oleh orang yang kanaya di suruh oleh oknum aparat desa tsb .(ret).