Headline

Wisata Desa di Kecamatan Babakan Madang Disinyalir Langgar Prokes, Penerapan PPKM Dipertanyakan

 

 

Bogor Cakrawala tv.com

Senin 15 Maret 2021

 

BABAKAN MADANG-Meski Bupati Bogor sudah memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)Mikro ke 12 dengan beberapa point yang harus ditaati, namun sepertinya tidak berlaku bagi wilayah yang terdapat tempat wisata kuliner maupun wisata alam hingga Tempat Hiburan Malam (THM).

 

 

Seperti di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, terdapat beberapa desa yang notabennya menjadi desa wisata, karena berada di pegunungan. sebut saja Desa Bojong Koneng dan Desa Karang Tengah Desa Citaringgul Kecamatan Babakan Madang, terdapat wisata alam seperti wisata air terjun, wisata kuliner cafe dan resto, villa, kedai Kita, Taman Budaya, Panti pijat dan karaoke Plaza Desa Citaringgul.

 

 

Kepala Desa Bojong Koneng, Rusdy Anwar menjelaskan jika pihaknya sudah  sering kali melakukan tindakan baik tegur melalui lisan maupun peringatan, namun hal ini sepertinya tidak dianggap.

 

 

“Saya sudah kordinasi dengan pihak kecamatan, kita sering melakukan teguran bersama melalui himbauan langsung bersama Muspika juga langsung turun dan itu rutin,” katanya kepada wartawan ketika dihubungi melalui selularnya.

 

 

Rusdi menganggap, jika mungkin dibandingkan desa lain desa pihaknya paling tegas dan seringkali berselisih paham dengan pemilik usaha walaupun sudah melakukan berdasarkan aturan dan instruksi atasan.

 

 

“Sampai saya  pernah melakukan lockdown total saya tutup  akses dari bawah ke atas menuju desa wisata kami, tapi masih saja banyak yang tidak menerima,”bebernya.

 

 

Rusdi melanjutian, jika saja semua desa bersama-sama bisa kompak. Tapi, kadang masyarakat melihat ke wilayah lain sehingga pemerintahan desa jadi serba salah apalagi mayoritas yang mencari nafkah hampir semua warga setempat.

 

 

“Bahkan kemarin hanya desa saya yang warganya mau di swab masal, supaya kita tahu ada yang terinveksi atau tidaknya sehingga mudah cara menanganinya, Alhmdulillah warga saya peduli terhadap penanganan covid, hanya saja tamu-tamu dari luar yang kadang tidak mentaati prokes,” Tegasnya.

 

 

Camat Babakan Madang Cecep yang dikonfirmasi menanggapi hal ini jika semua tempat wisata sudah diberikan himbauan mengenai aturan PSBB  kemudian lakukan pemantaun oleh Satgas  Babakan Madang dalam  pelaksanaan pemutus covid  telah di kunjungi Kapolda , Pangdam 3 siliwangi terahir  oleh ibu Bupati,  kapolres, dan Dandim serta pol PP kabupaten.

 

 

“Semua pengusaha  sudah dikasih himbauan mengenai PPKM  mikro tempat usaha, apakah itu mall ,Hotel dan resto, termasuk sirkuit sentul semuanya sudah di sosialisasikan dalam pengawasan dan pemantauan kita,  apalagi sekarang dengan PPKM mikro  gugus covid 19 tingkat Rt, Rw dan desa bisa  berperan dalam penanganan dan pemutus  covid  19 di wilayah kerjanya  masing yg tentunya ada potensi usaha   dan giat tersebut dilaporkan ke Satgas kecamatan,” Paparnya.

 

 

Menurut Cecep, di wilayah Kecamatan Babakan Madang  diharuskan setiap pengelola usaha mempunyai satuan gugus tugas SATGAS covid 19 secara internal dan mandiri yang pelaksanaannya di pantau dan kerja sama dengan satuan gugus tugas desa dan kecamatan.

 

 

“Kemudian tidak hanya itu, setiap Sabtu Minggu sudah hampir satu bulan setengah satgas covid 19  kecamatan di bantu pol PP kabupaten , Dishub, ATS, relawan serta Pramuka  memberlakukan pengecekan rapid test antigen di cek point belanova dan itu artinya ketika ada pengunjung di luar Bogor mau masuk wilayah Babakan Madang  tidak bisa memperlihatkan rapid antigen di putarbalikan , ” bebernya.

 

 

lanjut Cecep menjelaskan, operasi tersebut di tindak lanjuti giat Patroli malam mengecek semua tempat usaha yang msh buka membandel  untuk dilakukan peneguran.

 

 

“Jadi dalam sehari kita bisa dua kali melakukan giat ,  satgas dari rt,rw, kades, Kecamatan  telah melaksanakan sesuai aturan ,   telah berbuat dan berusaha.

 

 

“Adapun di lapangan ditemukan masih ada pelanggaran,  ya kita akan terus menyadarkan masyarakat agar memenuhi semua aturan mengenai PSBB yg sekarang sudah di perpanjangan yg ke Dua Belas dan semoga covid 19 cepat berahir,”

 

Tutupnya. (Maman )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *