Yogyakarta,www.Cakrawalatv.com-Kejuaraan Pencak Silat Open ke-14 Paku Bumi yang digelar di GOR Universitas Gadjah Mada (UGM), Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi berakhir dengan sukses pada Minggu, 5 April 2026.
Ajang bergengsi yang mempertemukan para pesilat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia ini berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Suasana arena pertandingan pun terasa semakin semarak dengan nuansa budaya khas Yogyakarta yang kental, menghadirkan perpaduan antara olahraga prestasi dan pelestarian warisan budaya bangsa.
Peserta dari Berbagai Provinsi Ramaikan Kejuaraan
Kejuaraan tahun ini diikuti oleh atlet-atlet pencak silat dari sejumlah provinsi, di antaranya:
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
DKI Jakarta
Banten
Sumatera Selatan
Kehadiran para pesilat dari berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa Paku Bumi Open telah menjadi salah satu ajang pencak silat nasional yang cukup bergengsi dan diperhitungkan.
Kediri Sabet Juara Umum
Sorotan utama dalam kejuaraan kali ini datang dari kontingen asal Kediri, Jawa Timur. Meski hanya menurunkan 21 atlet, seluruh peserta dari kontingen ini berhasil membawa pulang medali.
Kontingen Kediri sukses keluar sebagai Juara Umum dengan raihan:
15 medali emas
6 medali perunggu
Prestasi ini dinilai sebagai bukti keberhasilan pembinaan atlet yang konsisten dan terstruktur di berbagai kelompok usia.
Pelatih kontingen Kediri menyampaikan, keberhasilan timnya tidak lepas dari persiapan fisik, teknik, dan mental bertanding yang matang. Ia menjelaskan bahwa atlet yang diturunkan berasal dari berbagai kategori usia, mulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Atas, hingga kategori Dewasa.
“Kami datang dengan target memberikan yang terbaik. Alhamdulillah, seluruh atlet yang kami bawa berhasil meraih medali. Ini hasil dari latihan yang disiplin dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Cirebon Tampil Efisien di Kategori Mahasiswa
Selain Kediri, kontingen asal Cirebon, Jawa Barat, juga mencuri perhatian. Meski hanya menurunkan dua atlet di kategori mahasiswa, keduanya berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Kontingen Cirebon berhasil membawa pulang:
1 medali emas
1 medali perak
Hasil ini menegaskan bahwa persaingan di level mahasiswa tetap menjadi salah satu kategori yang paling kompetitif dalam kejuaraan tersebut.
Berlangsung Tertib dan Penuh Antusiasme
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu, 4 April hingga Minggu, 5 April 2026, berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Panitia penyelenggara dinilai sukses mengatur jalannya pertandingan, sekaligus mengakomodasi antusiasme penonton dan peserta dari berbagai daerah. Pemilihan GOR UGM sebagai lokasi pertandingan juga mendapat apresiasi karena fasilitas yang memadai serta letaknya yang strategis.
Ketua panitia menyampaikan bahwa ajang Paku Bumi Open ke-14 tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar-atlet dan perguruan pencak silat di Indonesia.
“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Melalui kejuaraan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pencak silat mampu tampil sebagai olahraga prestasi yang modern tanpa meninggalkan akar budayanya,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, para atlet diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan, sebagai persiapan menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa mendatang.
Redaksi: Yogyakarta
