Kota Bekasi, www.Cakrawalatv.com- UPTD Puskesmas Pejuang bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga RW 07, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, pascabanjir yang merendam wilayah tersebut akibat curah hujan tinggi pada 18 Januari 2026.
Tim medis Puskesmas Pejuang turun langsung ke lingkungan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan keluhan penyakit kulit, gangguan pernapasan, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (20/1/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna meminimalisir risiko munculnya berbagai penyakit yang kerap timbul pascabanjir, seperti pegal-pegal, batuk, pilek, diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta gatal-gatal akibat lingkungan yang masih kurang higienis.
Kepala UPTD Puskesmas Pejuang, drg. Lily Yulianti, mengatakan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Puskesmas dalam memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga pascabanjir.
“Kehadiran kami bersama tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat RW 07 Pejuang yang terdampak banjir cukup parah. Ini merupakan komitmen kami agar kesehatan warga pascabanjir tetap terpantau dan terjaga,” ujar Lily.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan langsung ke lingkungan warga juga bertujuan memudahkan masyarakat dalam melakukan pemeriksaan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, Lily mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi penyakit leptospirosis yang dapat muncul pascabanjir akibat lingkungan yang tercemar, terutama dari air yang terkontaminasi kencing tikus.Sementara itu, sekretaris RW 07 Pejuang, zahrudin, menyambut baik dan mengapresiasi langkah cepat serta responsif yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Pejuang.
“Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Pejuang atas kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat kami pascabanjir. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan dan harus terus dilakukan,” ucap zahrudin.
Ia berharap sinergi antara Puskesmas dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga dampak kesehatan akibat bencana banjir dapat ditekan dan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.(DN)
