• Sel. Feb 10th, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Tindak Lanjut Berkala, BBWS Mesuji Sekampung Tangani Gulma Di Way Rarem

ByDIYAN SAPUTRA

Feb 10, 2026

Lampung, www.Cakrawalatv.com- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani pertumbuhan gulma di Daerah Irigasi (DI) Way Rarem. Pada hari ini, Senin (9/2/2026), BBWS telah menerjunkan personel lapangan beserta alat berat excavator untuk melakukan penanganan awal di sejumlah titik saluran irigasi.

‎BBWS menegaskan, langkah tersebut bukan hanya sebagai respons atas keluhan petani, tetapi juga merupakan bagian dari kegiatan rutin operasi dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara berkala sesuai dengan perencanaan teknis.

‎“Kegiatan ini adalah bagian dari siklus pemeliharaan jaringan irigasi. Jadi bukan bersifat reaktif semata, melainkan langkah preventif dan berkelanjutan agar fungsi irigasi tetap optimal,” ujar perwakilan BBWS Mesuji Sekampung.

‎Perubahan Kewenangan Pengelolaan DI Way Rarem

‎BBWS Mesuji Sekampung juga meluruskan informasi bahwa pengelolaan DI Way Rarem telah mengalami pendelegasian kewenangan. Pada April 2025, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR mendelegasikan pengelolaan jaringan irigasi tersebut kepada Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten).

‎Sebelumnya, pengelolaan DI Way Rarem dilakukan melalui skema Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TPOP) oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung.

‎Dalam proses penyerahan tersebut, turut disertakan 64 orang petugas Operasi dan Pemeliharaan – Penjaga Pintu Air (OP-PPA). Selain itu, BBWS juga menitipkan lima orang ASN PSDA Provinsi Lampung yang kini bertugas sebagai Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) di wilayah Pekurun, Sidomukti, Tatakarya, Dayamurni, dan Pulung Kencana.

‎Gulma sebagai Fenomena Ilmiah

‎BBWS menjelaskan bahwa pertumbuhan gulma di saluran irigasi merupakan fenomena ekologis yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Kondisi aliran yang relatif lambat, endapan lumpur, serta tingginya nutrisi dari limpasan bendungan dan aktivitas pertanian menjadi faktor utama percepatan pertumbuhan gulma.

‎Beberapa jenis gulma yang umum dan cepat berkembang di saluran irigasi antara lain eceng gondok (Eichhornia crassipes), kiambang (Salvinia molesta), hydrilla (Hydrilla verticillata), serta teki rawa (Cyperus spp.). Gulma-gulma ini memiliki kemampuan berkembang biak cepat, baik secara vegetatif maupun generatif, sehingga memerlukan penanganan rutin dan berkelanjutan.

‎Rekam Jejak Kegiatan Pemeliharaan

‎Sepanjang tahun 2025, BBWS Mesuji Sekampung bersama Tim OP telah melaksanakan berbagai kegiatan operasi dan pemeliharaan. Pada Desember 2025, dilakukan pembersihan gulma dari Intake Bendungan Way Rarem hingga Sipon 8 sepanjang ±7,4 kilometer di wilayah Pekurun.

‎Selain itu, pada tahun yang sama, BBWS juga melaksanakan:

‎• Normalisasi saluran sekunder Satlak Sidomukti sepanjang 9,8 km

‎• Normalisasi saluran sekunder Satlak Pulung Kencana sepanjang ±7 km

‎• Perbaikan dan peningkatan 6 unit pintu bagi di Satlak Sidomukti

‎• Pembersihan gulma transek Sipon 1–11 sepanjang ±4 km

‎• Kegiatan rutin pemeliharaan saluran

‎Tahap Awal Penanganan 2026

‎Memasuki tahun 2026, BBWS merencanakan pembersihan gulma di ruas Tatakarya–Dayamurni sepanjang ±18,4 km. Saat ini, kegiatan telah memasuki tahap persiapan teknis, mulai dari survei lokasi, pengukuran volume pekerjaan, mobilisasi alat, hingga koordinasi dan sosialisasi kepada petani pemakai air (P3A).

‎BBWS juga mengantisipasi tantangan lapangan, termasuk keterbatasan BBM jenis solar, kesiapan operator dan alat berat excavator long arm, serta potensi persoalan sosial di lapangan.

‎Komitmen Transparansi dan Ketahanan Pangan

‎Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, BBWS Mesuji Sekampung menegaskan tidak melarang masyarakat menyampaikan informasi, sepanjang dilakukan secara objektif dan akuntabel.

‎BBWS memastikan tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai arahan pimpinan serta mendukung penuh program strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, melalui peningkatan intensitas tanam dan kelancaran distribusi air irigasi.

‎—

‎Cakrawala Tv, menilai respons cepat dan langkah terukur BBWS Mesuji Sekampung ini penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan infrastruktur irigasi strategis tetap berfungsi optimal bagi petani dan masyarakat.

‎”Tetap semangat untuk DI Way Rarem yang lebih baik”.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *