• Kam. Feb 12th, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Rehabilitasi Irigasi Lampung Tengah Di Percepat Awal Tahun

ByDIYAN SAPUTRA

Feb 12, 2026

Lampung Tengah, www.Cakrawalatv.com- Rehabilitasi Irigasi Lampung Tengah menjadi langkah konkret Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam mengawali tahun 2026. Di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), BBWS bergerak cepat melalui kegiatan rutin Operasi dan Pemeliharaan (OP2) guna memastikan distribusi air pertanian tetap optimal dan berkelanjutan.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional. Lampung Tengah sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung membutuhkan sistem irigasi yang andal, terawat, dan responsif terhadap kebutuhan petani.

*Rehabilitasi Irigasi Lampung Tengah Dimulai dari Respons Cepat*

Pada Jumat, 29 Januari 2026, tim survei lapangan BBWS turun langsung melakukan monitoring menyeluruh. Mereka mengukur volume pekerjaan, menyiapkan mobilisasi alat berat, serta berkoordinasi dengan petani pemakai air (P3A) dan Ketua GP3A Way Manunggal di wilayah Sekunder BC UPTD PSDA Trimurjo.

Permohonan perbaikan sebelumnya disampaikan melalui pesan WhatsApp dari lapangan kepada pihak BBWS. Ketua GP3A Way Manunggal menyampaikan:

> “Assalamualaikum Wr. Wb. Saya Ketua GP3A Way Manunggal yang berada di wilayah Sekunder BC UPTD PSDA Trimurjo. Saya mewakili seluruh Ketua P3A di wilayah Sekunder BC mengharapkan agar segera dilakukan pengangkatan/pembersihan sedimen di wilayah BC 5 sampai BC 7 yang panjangnya ± 2.150 meter karena kondisinya sangat mengkhawatirkan.”

 

Lokasi tersebut berada di Mojopahit, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Sedimentasi yang cukup tebal berpotensi menghambat distribusi air ke lahan pertanian apabila tidak segera ditangani.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BBWS Mesuji Sekampung memulai pekerjaan rehabilitasi pada Jumat, 6 Februari 2026, dengan mengerahkan satu unit excavator standar dan satu mini excavator. Saat awal pelaksanaan, progres pekerjaan tercatat 0 persen. Namun, berkat percepatan di lapangan, hingga hari ini pekerjaan telah melampaui 400 meter dari total panjang 2.150 meter yang direncanakan.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar hasil maksimal serta tidak mengganggu aktivitas pertanian masyarakat. Kecepatan respons dan ketepatan teknis menjadi kunci efektivitas pelaksanaan di lapangan.

*Rehabilitasi Irigasi Lampung Tengah Perkuat Ketahanan Pangan*

BBWS menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar respons atas keluhan petani, tetapi juga bagian dari agenda rutin operasi dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara berkala sesuai perencanaan teknis. Artinya, rehabilitasi ini berjalan sistematis dan berkelanjutan.

Dalam mendukung kelancaran pekerjaan, BBWS melalui GP3A juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik tanaman keras di bibir tanggul, untuk melakukan penyesuaian demi keamanan dan kelancaran rehabilitasi.

> “Kami berharap dukungan dan kerja sama masyarakat agar kegiatan rehabilitasi berjalan lancar. Semua ini demi kepentingan bersama, terutama untuk menjaga ketersediaan air irigasi bagi petani,” demikian imbauan yang disampaikan pihak BBWS.

 

Sinergi antara pemerintah dan kelompok petani menjadi faktor penting dalam percepatan pekerjaan. Sistem komunikasi yang terbuka antara pengelola irigasi dan P3A menunjukkan tata kelola yang partisipatif dan solutif.

Selain di Lampung Tengah, kegiatan OP2 BBWS Mesuji Sekampung juga berlangsung di Lampung Timur dan Lampung Utara (Way Rarem). Upaya ini memperlihatkan konsistensi BBWS dalam menjaga infrastruktur sumber daya air secara menyeluruh.

Dengan progres signifikan di awal tahun, BBWS optimistis distribusi air irigasi akan kembali optimal pada musim tanam 2026. Kinerja cepat, terukur, dan kolaboratif ini semakin menegaskan peran strategis BBWS sebagai garda terdepan pengelolaan sumber daya air dan penopang utama ketahanan pangan nasional.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *