Lampung Selatan.www.Cakrawalatv.com- Aktivitas tambang pasir yang diduga ilegal di Desa Suban, Kecamatan Merbau Mataram, menuai keluhan dari masyarakat setempat. Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai berdampak buruk terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa lalu lalang kendaraan pengangkut pasir dengan tonase berat menyebabkan jalan desa menjadi rusak parah. Tidak hanya berlubang, kondisi jalan juga berubah menjadi berlumpur, terutama saat hujan turun, sehingga menyulitkan akses masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
“Kalau sudah hujan, jalan jadi licin dan berlumpur. Sangat mengganggu, bahkan berbahaya bagi pengendara,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain merusak jalan, aktivitas tambang tersebut juga menimbulkan debu saat musim kemarau, yang dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan warga sekitar.
Warga berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat segera turun tangan untuk menertibkan aktivitas tambang pasir yang diduga tidak memiliki izin tersebut. Mereka juga meminta adanya perbaikan jalan agar akses transportasi kembali normal dan aman dilalui.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas tambang pasir di lokasi tersebut. Red
(Redaksi)
