• Jum. Agu 21st, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Uji Kir Di Kabupaten Bekasi Di Pertanyakan: Sopir Datang Sejak Pagi, Hasil Uji Ber Jam-Jam Belum Selesai

ByDIYAN SAPUTRA

Agu 21, 2026

Bekasi.www.Cakrawalatv.com- Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Uji KIR) di wilayah Bekasi kembali menjadi sorotan. Keluhan datang dari seorang sopir yang mengaku telah datang dan mendaftar sejak pukul 08.00 WIB, bahkan menjadi salah satu yang paling awal berada di lokasi.

 

Namun, hingga sekitar pukul 13.00 WIB, hasil pengujian kendaraan yang dijalaninya disebut masih belum selesai.

 

Yang menjadi pertanyaan, menurut keterangan sopir tersebut, terdapat pengendara lain yang datang lebih siang tetapi justru sudah lebih dahulu menyelesaikan proses pengujian karena menggunakan jasa perantara/calo.

 

“Saya sudah datang dari jam 6 pagi dan sudah daftar. Sampai jam 1 siang hasilnya belum selesai. Tapi yang datang siang malah sudah selesai karena katanya menggunakan jasa calo,” ungkap sopir tersebut.

 

Keterangan ini tentu masih merupakan pengakuan dari sopir dan perlu diklarifikasi oleh pihak terkait.

 

Sementara itu, muncul pula keluhan dan dugaan di kalangan sopir bahwa kendaraan yang memiliki masalah atau tidak memenuhi persyaratan pengujian dapat dinyatakan lulus apabila menggunakan jasa perantara.

 

Jika dugaan tersebut benar, kondisi ini menjadi perhatian serius. Uji KIR seharusnya dilakukan secara objektif, transparan, profesional, dan berdasarkan standar keselamatan kendaraan, bukan berdasarkan siapa yang mengurus atau menggunakan perantara.

 

❗ PERTANYAANNYA:

Apakah benar terdapat perbedaan waktu pelayanan antara pemohon yang mengikuti prosedur resmi dengan pemohon yang menggunakan jasa perantara?

 

Dan apakah benar kendaraan yang bermasalah dapat dinyatakan lulus melalui perantara atau calo?

 

📍 Bekasi

📌 Pengujian Kendaraan Bermotor / Uji KIR

 

Kami membuka ruang klarifikasi dan tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan terkait agar persoalan ini dapat diketahui secara terang dan tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *