• Jum. Okt 2nd, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Kepala Perwakilan Cakrawala Tv Lampung Desak Dinas Ketahanan Pangan Lamsel Audit Penyaluran Bantuan Pangan Diseluruh Desa

ByDIYAN SAPUTRA

Okt 1, 2026

Kepala Perwakilan Cakrawala TV Lampung Desak Dinas Ketahanan Pangan Lamsel Audit Penyaluran Bantuan Pangan di Seluruh Desa

Lampung Selatan.www.Cakrawalatv.com- Kepala Perwakilan Cakrawala TV Provinsi Lampung mendesak Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan untuk turun langsung melakukan audit dan monitoring menyeluruh terhadap penyaluran Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) di seluruh desa dan kelurahan setempat.

Desakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pengawasan publik agar bantuan beras benar-benar diterima oleh Masyarakat Penerima Manfaat (KPM) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, alokasi bantuan pangan beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 menyasar 182.398 penerima. Masing-masing KPM berhak menerima 10 kilogram per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan. Pemkab setempat juga menekankan pentingnya prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, serta tertib administrasi.

Kepala Perwakilan Cakrawala TV Provinsi Lampung, Diyan Saputra, menilai pengawasan di lapangan tidak cukup hanya mengandalkan laporan administratif dari tingkat desa atau kecamatan.

“Kami mendesak Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan turun langsung melakukan audit dan monitoring di lapangan. Ini penting untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak, jumlahnya utuh, dan tidak ada penyimpangan dalam proses penyalurannya,” tegas Diyan.

Menurutnya, langkah verifikasi langsung dapat memastikan kesesuaian antara data penerima, realisasi alokasi bantuan, dan bukti penerimaan faktual di lapangan.

Selain itu, Diyan mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian atau pungutan liar dalam proses penyaluran. Hal ini sejalan dengan imbauan Bapanas yang mendorong transparansi penyaluran bantuan.

“Jangan sampai warga yang berhak justru terlewat, atau sebaliknya, bantuan jatuh ke pihak yang tidak sesuai data. Transparansi dan ketegasan pengawasan harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.

Ia juga berharap Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan membuka ruang komunikasi aktif dengan masyarakat dan insan pers. Dengan demikian, setiap temuan atau kendala di lapangan dapat segera diklarifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat.

Melalui audit menyeluruh dan pengawasan terbuka, penyaluran Bantuan Pangan Nasional di Kabupaten Lampung Selatan diharapkan dapat berjalan transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

(By Diyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *