Headline

*KETUA UMUM FOREDER AIDIL FITRI YANG JUGA KORDINATOR ARJ TOLAK PILKADA TH 2022 DAN MENDUKUNG PILKADA SERENTAK TH 2024*

 

 

Disebabkan pembahasan perubahan UU pilkada terkesan memaksakan kehendak di tengah pemerintah dan rakyat sedang berjuang melawan covid 19 dan tdk lah terlalu urgent, konsentrasi harus terfokus pada pemulihan kesehatan dan ekonomi, daripada energi bangsa didorong untuk tarik menarik perdebatan politik yg tentunya menghabiskan energi banyak waktu.

 

Selain itu ketum Foreder ini menambahkan bahwa pilkada serentak pada 2024 adalah bentuk nyata penghematan anggaran agar mempercepat proses recoveri ekonomi nasional.

 

Ada beberapa point yg menjadi dasar landasan dukungan pilkada serentak tahun 2024 di antara nya sbb :

 

*1. BAHWA : Perubahan UU Pemilu tidak urgent.*

*2. Konsekuensi perubahan:*

Menimbulkan perdebatan panjang antar fraksi dan tidak menemui kata sepakat secara mufakat yg akan memakan waktu yg panjang selain itu akan

ada perubahan fundamental dari scenario pilkada, dimana UU pilkada yang ada (Nomor 10 tahun 2016) yang telah mengagendakan pilkada serentak nasional tahun 2024

*4. Tidak harus revisi sebab tidak mendesak.*

*5. Urgensi kepentingan bangsa :*

Saat ini kepentingan yang paling mendesak bagi kehidupan bernegara dan berbangsa tidak lain adalah:

(1) penanganan wabah Covid-19; dan

(2) pemulihan ekonomi nasional untuk menyelamatkan rakyat dan segara membawa bangsa ini bangkit dan maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *