Tragedi Membara, 127 Suporter Arema Meninggal Di Stadion Kanjuruhan Malang | CAKRAWALA TV
24 Juli 2024

 

 

 

Malang, cakrawalatb.com – Kapolda Jatim Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H, menyatakan korban meninggal dunia dalam kerusuhan laga Arema melawan Persebaya, sebanyak 127 orang. Dua diantaranya seorang Anggota Polisi yang mengamankan jalannya pertandingan.

 

“Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang. 2 orang Anggota Polri. Yang meninggal di stadion ada 34 orang. Kemudian yang lain meninggal di rumah sakit pada saat proses pemotongan,” ungkap Nico dalam konfrensi pers di Polres Malang, Minggu (02/10/2022).

 

Menurut Nico, ada 13 mobil rusak. “10 mobil dinas rusak milik Polri. Yakni mobil Brimob, Patroli, mobil K9, mobil Patwal dan juga ada mobil pribadi,” tegas Nico.

 

Nico juga menjelaskan, masih ada 180 orang yang kini dalam perawatan di rumah sakit. “Kami sudah melihat tadi upaya perawatan di rumah sakit, dan dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Tidak semua kecewa hasil pertandingan. Hanya sebagian, yaitu 3.000 orang yang masuk ke dalam lapangan,” tuturnya.

 

Nico menambahkan, penyebab kericuhan karena penonton kecewa atas kekalahan tim Arema melawan Persebaya. “Terjadi kekecewaan penonton yang melihat tim kesayangannya tidak pernah kalah selama 23 tahun bertanding di kandang sendiri. Namun pada malam ini mengalami kekalahan,” ujarnya.

 

Rasa kekecewaan itulah yang memicu sebagian orang masuk ke dalam lapangan seusai pertandingan. “Untuk melakukan pencegahan agar tidak ke tengah lapangan, tim pengamanan melakukan pencegahan dengan gas air mata. Karena sudah anarkis, sudah mulai menyerang petugas, merusak mobil, dan karena gas air mata mereka keluar pada satu titik, pintu keluar di pintu 10 atau 12,” pungkas Nico.(A6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *