Sidak Ke Rumah Warga, “Tim Perusahaan PT.BIMA Yang Didampingi Oleh Pemdes Dua Desa Dan Uspika Katibung.

poto tim Perusahaan BIMA bersama uspika Katibung dan pemdes didua desa.

👉  www.Cakrawalatv.com

LAMPUNG SELATAN, – Tim Perusahaan PT.Batu Intan Makmur Adiguna (BIMA) turun langsung Cek dari  rumah-ke rumah warga di dua desa Tanjung agung dan desa Tanjung ratu kecamatan Katibung Lampung selatan (Lamsel)  yang konon kata nya retak-retak yang terdampak oleh Pemberaian yang menggunakan 02 LiQuit, (Blasting) pada hari Senin,(10/7/2023).

Turun nya tim Perusahaan PT.Batu Intan Makmur Adiguna (BIMA) yang di damping oleh dua pemdes desa Tanjung ratu dan tanjung agung, Babinsa serta Babinkamtibmas, serta dua Kadus dan empat RT, dari dua desa, mereka menemukan 22 rumah warga Yang di duga  dampak   dari “Pemberaian Pengguna 02 LiQuit (Blasting) oleh Perusahaan tersebut, di mulai dari pukul 11.00Wib sampai dengan pukul 17.Wib hingga selesai.

Poto surat perjanjian dengan tim perwakilan bersama masyarakat stempat terlampir.

“Pak Rebo sebagai penanggung jawab dari pihak perusahaan mengatakan dengan media Cakrawalatv.com,  Bahwa sejak berdirinya perusahaan PT.Batu Intan Makmur Adiguna (BIMA) dan Perusahaan PT. Bima Sakti Bakti Persada (BS BP)  pada tahun 2019 dari kepala desa nya Berta lena, kami telah mengantongi izin bahkan di pihak perusahaan juga sudah  memberikan surat perjanjian di pihak perwakilan tim masyarakat  untuk berikan Konfensasi pada warga lingkungan persatu bulan sekali sebesar Rp:5 juta, sejak tahun 2020 sampai tahun 2023 saat ini masih kami berikan setiap bulan nya, yang di ambil oleh perwakilan Masyarakat stempat yang ditunjuk oleh tim nya,”Ujar Rebo selaku penanggung jawab di pihak perusahaan.

“Dilain sisi juga “Rebo mengatakan pada awak media ini. kalau masalah kami akan menggunakan Blasting atau Pemberaian Pengguna hanya 02 LiQuit, sebelum nya pihak perusahaan juga sudah telf pak Sekdes desa Tanjung ratu M.Ahmad bahwa pada waktu itu kita akan Pemberaian (Blasting) cuman tidak besar hanya pengunaan 02 LiQuit,”Jelasnya.

Kalau masalah izin Mas,Perusahaan sudah mengantongi semua, dan kebijakan dari pihak perusahaan PT.Batu Intan Makmur Adiguna (BIMA) kami pun juga sudah memberikan konfensasi perbulannya pada warga stempat sebesar Rp;5 juta,”sambung Rebo.

“Aat, Selalu kepala dusun (Kadus) dusun ulak tabak desa Tanjung agung saat di konfirmasi oleh media ini, dia juga mengatakan, dusun Ulak tabak ini bang, yang terlihat dengan kasat mata, yang terdampak retak -retak ga banyak. Paling paling berkisar 6 sampai 10 rumah saja ga lebih, kalau masalah yang tercatat kata nya sampai jumlah 78 nan rumah, itu saya ga tau bang, itu siapa yang catat, bisa kita liat langsung lah ada berapa rumah,”katanya.

Dan dari masyarakat juga sih, ga banyak tuntutan bang, masyarakat saya hanya meminta pada pihak perusahaan PT.BIMA, agar bisa untuk memperbaiki dari pada rumah kami yang retak-retak, dan bagai mana mesti nya tadinya bagus kembali bagus itu aja bang,”ujar Aat selaku Kadus Ulak tabak.

poto tim saat melihat rumah warga  yang retak-retak di dusun ulak tabak desa tanjung agung.

“Sahrul sebagai RT 02 Tanjung ratu desa Tanjung ratu juga senada dengan Kadus Aat, Saat di hampiri oleh media ini, saya ga banyak komentar mas, apa kata masyarakat saja. Karna saya selaku RT tidak memihak perusahaan atau masyarakat, hanya tengah tengah, serta memberikan yang terbaik itu aja mas, cuman saya berharap pada pihak perusahaan PT.BIMA betul- betul bisa memberikan konfensasi atau rumah warga saya yang retak-retak benar-benar yang terkena dampak nya,”Imbuh Sahrul sebagai RT 02 dusun Tanjung ratu.

-Adapun Hasil Sidak  tim pihak perusahaan PT.BIMA  pada  warga terdampak, yang retak-retak kecil dan sedang terdata di dua desa berjumlah 22 rumah yakni:

*Dusun ulak tabak desa tanjung agung
RT Pak pulung dan  RT 06 Pak paino.
1).Muharim
2).Sunarto
3).Nuryadi.
4):Ahmad jamhuri
5).bunyamin
6).Paino
7).Supriayadi
8)Yayat
9).Basuki
10)Dadan
11)Junaidi
12)Amirah
13)Narto
terdata (13  rumah yang retak)
👇
*Dusun Tanjung Ratu  Desa Tanjung ratu
-Kadus Heriyanto
RT 02 Pak  Sahrul dan RT 01 Pak Irul.
1).Andri
2)mahdi
3) Jumari
4).yudiyarto
5).m.solihin
6).kenah
7)Rahmat toufik
8).Eli Sarkanik
9).mahput
Terdata (9 rumah retak).

Dalam sejumlah 22 rumah warga yang retak retak kecil dan sedang Pihak perusahaan PT.BIMA yang terletak di dua desa Tanjung agung dan desa Tanjung ratu yang terdiri didua dusun dan 4 RT. kecamatan Katibung kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) siap untuk memperbaiki dan berikan konfensasi pada seluruh warga stempat.

(Kurdi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *