Rumah Hampir Ambruk Akibat Hujan Lebat,👉Lurah Bumi Agung  Grak Cepat Ajak Masyarakatan dan Aparatur Desa Bergotong Royong

👉www.Cakrawalatv.com

LAMPUNG SELATAN – Adanya salah satu rumah warga dilingkungan 03 Pasar Baru nyaris ambruk akibat hujan deras, Pemerintahan Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan respon dan gerak cepat.

Betapa tidak, Lurah Bumi Agung bersama aparatur dan Lingkungan 03, RT serta masyarakat bergotong royong bahu membahu membenahi atap rumah milik M. Husin yang terdampak hujan mengakibatkan atapnya sebagian ambruk.

Selain Lurah Bumi Agung, Camat Kalianda Firma Romansyah bersama jajaran pun turun ke lokasi guna memastikan kondisi sekaligus membantu meringankan agar kondisi atap rumah warganya bisa tertutup kembali dan ketika hujan air tidak masuk kedalam rumah.

Lurah Bumi Agung Nur Saefullah, SH mengatakan pihaknya bersama jajaran aparatur Lingkungan 03 dan masyarakat segera memperbaiki atap rumah warga yang terendam hujan lebat.

“Alhamdulillah hari ini kami gerak cepat gotong-royong swakelola bersama aparatur Lingkungan, RT dan warga sekitar membenahi rumah warga yang terkena musibah,”ujar Lurah Bumi Agung saat diwawancarai media, Selasa(5/12/2023).

Dia mengatakan, pihaknya selaku pimpinan yang membawahi 6 Lingkungan dipusat Kota Kalianda akan menindaklanjuti ke Pemerintah Daerah agar rumah warta terkena musibah dapat ditindak lanjuti.

“Rencananya hari ini akan kami buatkan surat resmi sekaligus laporan ke Dinas terkait yakni Dinas Perkim, Dinas Sosial dan BPBD Lampung Selatan dengan tujuan segara ditindaklanjuti dan mendapatkan bantuan,” kata dia.

Kemudian kata Nur saefullah, dalam musibah ini tentunya pihak Kelurahan Bumi Agung tidak tinggal diam, bahkan dalam konsisi saat ini pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat di 6 Lingkungan agar tetap waspada dan tingkatkan sinergitas serta ciptakan kegotong-royongan dalam hal apapun.

“Kami terus berkolaborasi dan sinergitas antara Kelurahan dan 6 Lingkungan yang ada. Bahkan musim hujan kami selalu pantau saluran air yang tersumbat jangan sampai menimbulkan air menggenang bahkan sampai banjir,” imbuhnya.

Dilain sisi kata dia, memasuki musim penghujan pihaknya tak bosan-bosan mengingatkan dan mengimbau para Kepala Lingkungan sampai tingkat RT untuk selalu waspada dan tidak membuang sampah di aliran kali dan selokan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, jangan sampai akibat sampah lumayan dilingkungan kita kebanjiran dan merendam rumah kita sendiri dan kita mengalami kerugian,” tutupnya. (A²/Krd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *