Bandar Lampung, www.Cakrawalatv.com- Puluhan warga bersama tokoh agama dan tokoh pemuda di Lingkungan 1, Kelurahan Talang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, melakukan aksi protes keras dengan mendatangi penginapan Arwana Homestay pada Jumat malam (9/01/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Aksi penggerebekan ini dipicu oleh keresahan mendalam masyarakat yang mencurigai operasional penginapan tersebut telah disalahgunakan sebagai tempat praktik prostitusi terselubung.
Kecewa Karena Merasa Dibohongi
Warga menegaskan bahwa sejak awal mereka tidak pernah memberikan restu atau izin atas berdirinya penginapan tersebut di lingkungan mereka.
Menurut Firman, salah satu warga setempat, pihak pengelola diduga melakukan manipulasi saat proses perizinan di tingkat RT.
“Surat izin yang dikeluarkan pemerintah itu muncul karena mereka membohongi RT dengan alasan ingin membuka penginapan berbasis syariah. Kenyataannya di lapangan sangat jauh berbeda,” kata Firman.
Dilokasi kejadian.
Tuntutan Penutupan Permanen
Ketegangan sempat memuncak karena sebelumnya warga mengira Arwana Homestay sudah ditutup secara permanen oleh pemerintah daerah. Namun, beroperasinya kembali penginapan tersebut membuat warga merasa kecolongan dan emosi.
“Masyarakat menduga, penginapan tersebut melayani tamu secara bebas tanpa aturan yang ketat (bukan khusus pasangan sah/keluarga), sehingga dianggap merusak norma dan keamanan lingkungan.”ungkap Firman.
Poin-poin tuntutan warga Lingkungan 1 Kelurahan Talang:
*Pencabutan Izin* -Meminta pemerintah kota dan pihak berwenang segera mencabut izin operasional secara resmi.
*Penutupan Permanen*
-Mendesak agar penginapan tersebut tidak diperbolehkan beroperasi kembali dengan alasan apa pun.
*Pengawasan Ketat* -Meminta aparat kepolisian dan Satpol PP untuk lebih rutin memantau aktivitas penginapan di wilayah pemukiman warga.
Untuk diketahui juga, penggerudukan oleh warga tersebut Didamping oleh pihak institusi Babinsa Agung serta Bhabinkamtibmas Eko dan anggota Polsek Teluk Betung Selatan turut meredam warga.
Hingga berita ini diturunkan, warga tetap bersiaga dan meminta komitmen tegas dari pihak berwajib agar keresahan ini segera ditindaklanjuti demi menjaga kondusivitas serta moralitas lingkungan Kelurahan Talang.
(By Diyan)
