Lampung Selatan, www.Cakrawalatv.com- Alih-alih menjadi momentum menjaga asupan gizi anak sekolah, masa justru memunculkan ironi baru dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola Dapur MBG di dusun Sukatinggi Desa pardasuka, kecamatan katibung lampung selatan.
Diduga bertindak semakin ugal-ugalan, dengan mendistribusikan paket makanan yang tidak hanya jauh dari nilai harga acuan, tetapi juga dipertanyakan dari sisi keamanan dan legalitas produk.
Memperlihatkan paket MBG yang isinya didominasi makanan kering pabrikan, bahkan jenis makanan yang lazim ditemukan di rak warung klontong, bukan dapur gizi negara.
Tak hanya soal harga, jenis makanan yang diterima juga menuai tanda tanya besar. Selain buah salak yang tak elok di makan.
Kondisi ini jelas mengundang kekhawatiran, mengingat program MBG menyasar anak-anak yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dalam aspek keamanan pangan.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan yang kini ramai dibicarakan publik,
Apakah Dapur MBG sedang menyiapkan makanan bergizi, atau sekadar mendistribusikan paket pengganjal perut, karena yang didistribusikan jenis makanan yang umumnya layak disebut camilan, agar laporan tetap berjalan?
Salah satu orang tua siswa mengatakan menu ini tidak sesuai Kecewa…jauh dari perbaikan pelYanan, ” Ujar orang tua siswa.
(Tim)
