• Rab. Mar 11th, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Ramp Check Jelang Lebaran 2026, Up PKB Kedaung Kali Angke Periksa Puluhan Bus Akap

ByDIYAN SAPUTRA

Mar 11, 2026

Jakarta,www.Cakrawalatv.com- Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Kali Angke melaksanakan kegiatan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check terhadap bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang akan digunakan masyarakat saat mudik berada dalam kondisi laik jalan dan memenuhi standar keselamatan.

Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Kedaung Kali Angke, Didi Kurniawan, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi kecelakaan selama periode mudik.

“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan seluruh bus yang akan mengangkut penumpang selama masa angkutan Lebaran benar-benar memenuhi standar keselamatan. Kami ingin masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Didi, Selasa (10/3/2026).

Pelaksanaan inspeksi ini mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.5637/AJ.403/DRJD/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain itu, kegiatan juga merujuk pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SE-DRJD 5 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H), serta Instruksi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor e-0007 Tahun 2026 mengenai pemantauan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Menurut Didi, kegiatan ini merupakan program rutin yang setiap tahun dilaksanakan menjelang Hari Raya Idulfitri untuk menjamin keselamatan transportasi masyarakat.

Berdasarkan Surat Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0069/PH.06.00 tentang Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan LLAJ dan Pengawasan Angkutan Lebaran 2026, UP PKB Kedaung Kali Angke melakukan ramp check di tiga lokasi utama, yakni Terminal Grogol, Terminal Kalideres, serta kawasan Kota Tua. Khusus di kawasan Kota Tua, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 24 Maret 2026.

Selain itu, UP PKB Kedaung Kali Angke juga melakukan ramp check terhadap bus AKAP yang akan digunakan dalam program mudik gratis pada 10 Maret 2026.

“Hingga 10 Maret 2026, tercatat sebanyak 61 unit bus AKAP telah menjalani pemeriksaan oleh petugas. Dari jumlah tersebut, masih ditemukan beberapa kendaraan yang belum memenuhi standar kelayakan jalan,” kata Didi.

Di Terminal Kalideres, petugas menemukan 13 unit bus yang dinyatakan tidak laik jalan. Sementara di Terminal Grogol terdapat 6 unit bus dengan kondisi serupa.

Beberapa pelanggaran teknis yang ditemukan antara lain penggunaan ban vulkanisir, pintu darurat yang terhalang, tidak tersedianya palu pemecah kaca, lampu mundur dan lampu rem yang tidak berfungsi, kaca depan retak, serta sabuk keselamatan yang tidak berfungsi.

Terhadap kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, petugas memberikan tanda berupa stiker “tidak laik jalan”. Selanjutnya, penindakan dan pengawasan terhadap kendaraan tersebut menjadi kewenangan petugas terminal sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Jika ditemukan kendaraan dengan masa uji KIR atau izin operasional yang sudah habis namun masih beroperasi, kami akan melaporkan temuan tersebut kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” jelas Didi.

Pengawasan di lapangan dilakukan secara terpadu oleh petugas terminal, Dinas Perhubungan, serta petugas operasional Suku Dinas Perhubungan di lima wilayah DKI Jakarta. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Perhubungan, pengelola terminal, TNI, Polri, hingga partisipasi masyarakat.

Didi menegaskan bahwa kegiatan ramp check tidak dilakukan secara sampling, melainkan menyeluruh terhadap seluruh bus AKAP dan bus perbantuan yang akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran dari Terminal Kalideres dan Terminal Grogol.

“Harapan kami, dengan pemeriksaan yang dilakukan lebih awal ini, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi bus selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat lebih terjamin,” pungkasnya.(std)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *