Lampung Selatan.www.Cakrawalatv.com- Di tengah semangat peringatan HUT RI ke-81 yang mengusung kemerdekaan, kenyataan pahit justru menyelimuti Taman Kanak-Kanak (TK) Al Qur’an Sukadamai, Kabupaten Lampung Selatan. Sekolah yang telah berdiri lebih dari 20 tahun ini belum sepenuhnya “merdeka” dari keterbatasan fasilitas, namun tetap mampu mencetak prestasi dan merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat.
Kamis, 27 Agustus 2026, saat dikunjungi awak media secara langsung, tampak bangunan sekolah yang memprihatinkan. Dinding bangunan sudah retak, cat memudar, hingga pelapis atap dari anyaman bambu yang telah digunakan sejak 15 tahun silam kini tampak lapuk dimakan usia. Sekolah ini seakan tak kunjung mendapat perhatian layak dari pemerintah maupun pihak terkait selama bertahun-tahun.
Meski berhadapan dengan keterbatasan fisik bangunan, semangat pendidikan tak pernah surut. Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah TK Al Qur’an Sukadamai, Umi Kulsum, menyampaikan harapan tulus agar pemerintah segera mengulurkan tangan demi kelanjutan pendidikan generasi penerus di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, jumlah siswa sudah memadai. Potensi dan prestasi anak-anak pun banyak yang bisa ditunjukkan. Namun, kami tetap membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ungkap Umi Kulsum.
Di tengah keterbatasan itu, semangat kemerdekaan justru terpancar dari kegiatan peringatan HUT RI ke-81 yang digelar meriah di sekolah. Bersama wali murid dan dewan guru, anak-anak tampil memukau dalam karnaval serta pentas seni. Mulai dari pertunjukan teater, senam kreasi, tarian Reog Ponorogo, hingga kemampuan menghafal doa dan surat-surat pendek Al-Qur’an, anak-anak membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas tak menghalangi merdekanya semangat belajar dan berprestasi.
Melalui media, Umi Kulsum menyampaikan harapan yang mendalam:
“Kami berharap, melalui liputan ini, hati pemerintah terketuk untuk membantu. Apalagi ini menyangkut masa depan anak-anak generasi Lampung Selatan.”
Wali murid dan dewan guru pun secara khusus memohon kepada Bupati Lampung Selatan beserta Bunda PAUD untuk berkenan turun langsung meninjau kondisi lokasi sekolah. Harapan sederhana mereka: agar anak-anak penerus bangunan dapat belajar di lingkungan yang layak, aman, dan nyaman layaknya semangat kemerdekaan yang mereka pelajari setiap hari.
sampai berita ini di terbitkan blm ada tanggapan dari pihak terkait, kami membuka ruang luas dan memberikan hak jawab sesuai dengan UUD pers nomor 40.
(Tim)
