• Sel. Nov 3rd, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Pemprov Bengkulu Evaluasi Pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah, Pelayanan Jamaah Jadi Prioritas 2027

ByDIYAN SAPUTRA

Nov 3, 2026

Bengkulu.www.Cakrawalatv.com-Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Masjid Raya Baitul Izzah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mengoptimalkan pelayanan kepada jamaah dan masyarakat.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat evaluasi pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah dan Yayasan Baitul Izzah Provinsi Bengkulu yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Selasa (3/11/2026).

Rapat berlangsung di Ruang VIP Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu. Turut hadir Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Plt. Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu R.A. Denni, Kepala BKKAD Tommy Irawan, Kepala Biro Pemkesra Dadi Hartono, Kepala Biro Hukum Nayu Aldila Putri, perwakilan Kementerian Agama, serta Ketua Pengurus Masjid Baitul Izzah, Prof. Herry Noer Ali.

Dalam arahannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah perlu dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari aspek operasional, pengelolaan SDM hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta agar berbagai kekurangan selama pelaksanaan pengelolaan sepanjang 2026 dijadikan bahan evaluasi dan segera ditindaklanjuti sebagai langkah perbaikan untuk tahun mendatang.

“Apabila masih terdapat kekurangan dalam operasional maupun pelayanan yang diberikan Masjid Raya Baitul Izzah kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, tentu akan segera kita evaluasi. Apa yang masih kurang sepanjang tahun 2026 ini akan kita perbaiki sehingga pada tahun 2027 pengelolaannya bisa menjadi lebih baik,” ujar Herwan.

Selain evaluasi internal, Pemprov Bengkulu juga akan mengkaji kemungkinan penerapan sistem outsourcing bagi tenaga kerja atau staf yang bertugas di lingkungan Masjid Raya Baitul Izzah.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas SDM, memenuhi kebutuhan tenaga operasional, serta menciptakan sistem kerja yang lebih efektif dan profesional.

Herwan menambahkan, pembenahan pengelolaan masjid bukan semata-mata berkaitan dengan administrasi dan operasional, tetapi juga menyangkut kenyamanan serta kepuasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Pembenahan ini kita lakukan agar Masjid Raya Baitul Izzah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang baik, nyaman, dan optimal bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Melalui evaluasi dan pembenahan tersebut, Pemprov Bengkulu berharap pengelolaan Masjid Raya Baitul Izzah beserta yayasannya ke depan semakin transparan, profesional, dan akuntabel.

Dengan tata kelola yang semakin baik, Masjid Raya Baitul Izzah diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang nyaman, tertib, dan memberikan manfaat lebih luas bagi umat pada 2027.

Lili sc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *