• Sab. Feb 7th, 2026

CAKRAWALA TV

MENGUNGKAP BERITA DIBALIK FAKTA

Warga Bengkalis Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Copy Trading Wapex ke Polda Riau

ByJULI JULIYANTO

Feb 7, 2026

 

BENGKALIS – Seorang warga Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan investasi berkedok copy trading ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Senin (5/1/2026).

 

Pelapor bernama MHD. Yamin Manurung (51) mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah mengikuti investasi melalui aplikasi berbasis website Wapex.net yang ditawarkan oleh seseorang berinisial Johan Wahyudi.

 

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Sabtu (7/2/2026), Yamin menjelaskan peristiwa tersebut bermula pada 17 Oktober 2025, saat ia bertemu Johan yang menawarkan investasi copy trading bernama Snai Wapex. Terlapor menjanjikan keuntungan besar dengan sistem perdagangan otomatis serta profit hingga 100 persen dalam waktu 45 hari.

 

“Terlapor menjelaskan bahwa investor cukup melakukan deposit minimal Rp5,3 juta atau maksimal Rp178 juta yang dikonversi dalam bentuk USDT. Setelah itu kami dimasukkan ke grup Discord dan WhatsApp untuk mengikuti sinyal trading dua kali sehari,” ungkap Yamin.

 

Tergiur dengan janji keuntungan tersebut, pada 21 Oktober 2025 Yamin menyerahkan uang tunai sebesar Rp178 juta kepada Johan untuk didaftarkan sebagai member di platform Wapex.

 

Namun sejak Oktober 2025 hingga kini, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi. Korban justru diminta melakukan top up tambahan sebesar 50 persen dari modal awal, dengan alasan akun trading mengalami kerugian.

 

“Bukannya untung, saya malah disuruh menambah dana terus. Akibatnya kerugian saya membengkak hingga dua kali lipat,” ujarnya.

 

Yamin menambahkan bahwa dugaan penipuan ini tidak hanya menimpanya. Ia memperkirakan terdapat sekitar 1.000 korban lain yang berasal dari Desa Bukit Kerikil dan wilayah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *