Lampung Selatan.www.Cakrawalatv.com- Lima orang pekerja yang terlibat dalam pengerjaan proyek Jembatan Tanggap Darurat di Dusun Hutan Tua, Desa Baru Ranji kecamatan Merbau Mataram Lampung Selatan mengeluhkan upah kerja yang hingga kini disebut belum dibayarkan.
Keluhan tersebut disampaikan para pekerja karena mereka mengaku telah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas yang diberikan. Namun, pembayaran upah yang menjadi hak mereka disebut belum diterima.
“assalamualaikum,pak bupati saya kerja di desa baru Ranji dusun hutan tua,di jembatan ini dari tgl 28 April sampai tgl13 Juni 2026 selesai belum juga di bayar sama pemborong/mandor, saya minta pertolongannya sama bapak bupati kabupaten Lampung selatan “ungkap salah satu pekerja nya”
Para pekerja berharap pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek dapat memberikan kejelasan mengenai pembayaran upah tersebut, termasuk kapan hak para pekerja akan diselesaikan.
“Kami sudah bekerja, tetapi sampai sekarang upah belum dibayarkan. Kami berharap ada kejelasan dan pembayaran segera diselesaikan,” keluh salah seorang pekerja.
Kondisi tersebut membuat para pekerja mempertanyakan komitmen pihak pelaksana terhadap hak tenaga kerja yang telah menyelesaikan pekerjaannya.
Mereka meminta pihak terkait, termasuk pelaksana proyek dan instansi yang berwenang, untuk menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih perlu memberikan klarifikasi mengenai penyebab belum dibayarkannya upah kelima pekerja tersebut serta memastikan penyelesaian hak mereka.
(By Diyan)
