CAKRAWALA TV
Headline

WAKA POLSEK PANTI IPTU ILFANUS PEKEBUN UBI KAYU

 

Jajaran Kepolisian Polres Pasaman,Yakni Waka Polsek Panti IPTU Ilfanus,SH , salah seorang perwira menengah, kini semakin dikenal di Di Kecamatan Dua Koto Semakin Terkenalnya, sosok ini bukan karena profesinya sebagai salah seorang Polisi.

Kini,Iptu Ilfanus SH makin banyak dicari, terutama petani, pelajar, mahasiswa dan warga sipil, untuk sekedar bertanya dan belajar darinya bagaimana menjadi petani Yang sukses.

Waka Polsek Panti Iptu Ilfanus dikenal karena mampu menaikkan produksi Ubi Kayu,Peternak Itik miliknya, diatas rata-rata produksi petani.
Iptu Ilfanus bisa produksi Ubi Kayu Kepasaran . Ubi Kayu bisa hasilkan 1 Ton Per Panen”terang ilfanus.

Kata ilfanus (4/11) Ke Cakrawala tv Per Panen Setiap Minggu. Diluar musim petani umumnya. Apa rahasia produksi tinggi Ubi Kayu Ternyata pupuk organik,Ilfanus berhasil membuat satu formula pupuk organik.

Pupuk organik ini mudah didapat dan gratis. Seperti air seni sapi, air kelapa, air cucian beras dan EM4 serta air gula merah. Campuran ini difermentasi tiga Minggu. Kemudian dicampur dengan air satu berbanding lima, saat digunakan.

Iptu Ilfanus yang tinggal di Dua Koto Kecamatan Dua Koto , Pasaman, menanam Ubi Kayu di bekas Bukit Yang Tinggal dan tidak subur. Tanah Merah .

Selama menggunakan pupuk organik racikannya sendiri, produksi Ubi Kayu terus naik. Bukan itu saja, skor Ubi Kayu juga bagus nilainya yang mencapai angka 84.5.

Dengan skor tersebut, Ilfanus menjual Ubi Kayu Kepasar perkilo Rp.3.500 ribu. Bahkan pernah ditawari warga Orang Sumatera Utara Medan 5.000 /Kg.

Amrizal Warga Sumatera Utara Memberikan tawaran dari itu pun tak tanggung-tanggung Sayang,Ilfanus belum bisa memenuhi Permintaanya.

Menurut Waka Polsek Polsek Panti Iptu Ilfanus, tanah kebun tak perlu luas. Tapi diperlakukan sepenuh hati dengan memberi nutrisi kebutuhannya secara penuh.

Dengan begitu, petani Ubi Kayu pasti sejahtera. “Saya ingin petani cerdas. Petani bergengsi. Setiap tahun bisa Menabung Untuk Naik Haji,” ucap Ilfanus , Rabu (4/11/20.)

Untuk itu, Ilfanus kerap membagi ilmu taninya. Termasuk formula pupuk organiknya secara gratis. “Saya ingin membagi ilmu yang bermanfaat. Seperti ajaran agama saya,” tegasnya.

Sebagai polisi, yang menjadi Waka Polsek Panti ,Resort Polres Pasaman, berpangkat Iptu, Ilfanus disiplin waktu. Pekerjaan taninya dilakukan diluar jam kerjanya sebagai polisi. Selepas Shalat subuh dan sepulang dinas. “Bekerjalah secara sempurna, maka hasil tak akan ingkar,” katanya.(Amsar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *