Hukum & Kriminal

Sopir Truk Angkat Bicara Pertanyakan Solar Kemana

Pasaman Cakrawala TV — Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pasaman kehabisan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Akibatnya, antrian panjang kenderaan tidak dapat dihindarkan.

Sementara Itu Jeriken Sudah Antrian Pada Malam Hari Sekitar Pukul 11.00 Malam Sebelum Datang Mobil Tangki Minyak Membongkar BBM Tersebut.

Salah Satu Sopir Sangat Kecewa Karena Kami Sudah Anterian Ternyata Sudah Banyak Jeriken Anrti Didepan Kami .

Kami Mohon Kepada Pihak SPBU Supaya Menindak Tegas Mengambil Minyak Melalui Pengambilan Pakai Jerikan ” Tegas Amir Salah Seorang Sopir.

Kami Juga Meminta Aparat Kepolisian Supaya Menindak Tegas , Karena Kami Dari Para Sopir Sangat Kecewa .

Salah Seorang Supir Truk Amri (43) Mengataka Kepada Cakrawala TV Saya Sudah Antrian Sejak Pukul 03.00 Ternyata Minyak Sudah Habis Jam 05.00 Pagi Ini perlu dipertanyakan “Katanya.

Dari informasi yang dihimpun Cakrawala tv , kekosongan minyak solar di enam SPBU di Pasaman sudah sepekan ini terjadi. Itu terjadi karena SPBU tidak mendapatkan pasokan dari Pertamina sejak sepekan terakhir. Pengelola pom bensin mengaku sudah berupaya setiap hari meminta pasokan, ke Depo Pertamina Padang, namun Pertamina hanya meminta SPBU menunggu pasokan datang.

“Di SPBU ini, stok solar habis sejak Kamis (26/11) lalu. Pimpinan sudah minta, tapi jawabnya (Pertamina) sabar, menunggu pasokan datang,” petugas pengisian BBM di SPBU Panti.

Kelangkaan BBM jenis solar berimbas pada pelaku usaha transportasi. Banyak truk dan kenderaan lainnya berhenti beroperasi akibat kehabisan pasokan. “Masyarakat kesulitan mendapatkan solar untuk kepentingan transportasi imbas dari kelangkaan ini,” imbuh Anri salah seorang sopir truk trayek Sumatera – Jawa.

Para sopir truk pengguna solar, kini mengaku resah karena ketiadaan bahan bakar tersebut. Selain kesulitan mencari, mereka juga tidak bisa bekerja karena ketiadaan bahan bakar. “Sudah tiga SPBU yang saya datangi, semuanya tidak ada. Padahal, kondisi solar di dalam tangki mobil sudah habis,” ujar Irwan Saputra pemilik kendaraan bermesin diesel.

Belum diketahui pasti penyebab kelangkaan itu terjadi. Namun akibat kelangkaan ini, sejumlah sopir truk dan bus resah. Keresahan mereka bukan karena harga naik, melainkan antre untuk mendapatkan solar cukup lama. Sehingga waktu untuk bekerja justru tersita untuk antre di SPBU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *