Oknum Wartawan PWI Jadi Korban Kekerasan 4 orang Pria Saat Meliput Kegiatan BBM Ilegal | CAKRAWALA TV
24 Juni 2024

 

Dumai 23/09/2021
Cakrawala Tv News. Com
Terjadinya Kekerasan oknum wartawan yang terjadi dikota dumai, satu orang wartawan dikeroyok 4 orang saat melakukan liputan di Salah satu tempat yang diduga gudang BBM Ilegal, kamis (23/9/2021)

Dalam kejadian tersebut wartawan yang menjadi korban pengeroyokan yakni, Henri D dari salah satu media online Pantauriau.com yang bertugas di Kota Dumai.

Wartawan PWI tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah dikeroyok 4 orang. Ia dikeroyok ketika melakukan peliputan di area bagan besar, dan kegiatan yang diluput korban adalah ilegal.

Dari informasi yang diterima dari seorang awak media, kamis (23/9/2021) saat itu wartawan ini kebetulan melintas diarea jalan perwira, diwaktu bertepatan korban mencurigai satu unit mobil Tangki Milik Pemerintah sedang melakukan pemindahan minyak, atau sering disebut “kencing”.

Melihat kejadian itu, korban pun mengambil dokumentasi gambar, disaat itu korban didatangi seorang perempuan, dan bertanya,” ada apa pak, kalau mau apa apa tunggu bos kita aja,” ucap perempuan tersebut sambil memegang hp untuk menghubungi seseorang.

namun tak berapa lama korban didatangi 4 orang pria berambut Cepak mengendarai motor yamaha RX King, tampa basa basi keempatnya langsung melakukan pengeroyokan, dipukuli dengan kayu Bluti bahkan disekap dan dipaksa membuat surat perdamaian, akibatnya korban mengalami luka-luka disalah satu bagian tubuhnya.

Saat ini oknum wartawan PWI tersebut tengah melakukan pisum di Rumah sakit bhayangkara Polres Dumai guna proses hukum lanjut.

Kapolres Dumai AKBP Muhamad Kholid saat dikonfirmasi media ini belum memberikan komentar, namun menurut informasi dilapangan petugas satreskim Polres Dumai sudah menerima berkas laporan dan akan mengambil keterangan saksi.

Menyikapi hal tersebut, ketua PWI Kota Dumai, Bambang Hadianto kepada awak media mengatakan,” ya kita sangat mengutuk aksi Premanisme ini, dan kita juga sudah melaporkan hal ini, nah besok kita tunggu saja, dan kita akan membentuk tim investigasi dalam kejadian ini, dugaan kita dalam kasus ini ada keterlibatan oknum TNI,” ujarnya.

Sumber : Armen

Editor : Amirudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *