Masyarakat Stempat Merasa Kecewa, Pembangunan Jalan Rabat Beton Ruas Titi Wangi Trimomukti Diduga Asal Jadi | CAKRAWALA TV
22 Juli 2024

 

www.Cakrawalatv.com-Lampung Selatan.

Candipuro,–Telah Beredar meluas dalam pemberitaan banyak media Online dan Cetak, Pembangunan pekerjaan rabat beton rekonstruksi jalan ruas titiwangi trimomukti (029) pengerjaan bernilai milyaran rupiah yang dilaksanakan oleh pihak rekanan CV.HANG TUAH yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Lampung Selatan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim media dilapangan, bersama pak Kadus dusun 1 desa bumi jaya,”Retnowibowo, dan warga stempat,”Arifsuseno, juga ketua karang taruna,”Adisaputra, ikut serta mengawasi pembangunan proyek peningkatan jalan dengan kontruksi rabat beton dan hot mix dengan panjang 1350 meter itu, banyak penuh “Dugaan, pembangunan tersebut tidak sesuai “Sepesifikasi, yang dikerjakan oleh pihak rekanan CV.HANG TUAH.

 

Proyek yang bernilai Rp 1.9079.788.311,42,- dengan nomor kontrak 133/KTR/KONS-BM/DPUPR/LS/APBD/2022 yang di kerjakan oleh CV.HANG TUAH sebagai kontraktor pekerjaan, ruas jalan rekonstruksi ini terletak diwilayah kecamatan candipuro, jalan yang menghubungkan antara desa bumi jaya ke desa trimomukti.

 

Terkait banyaknya pemberitaan tentang “Dugaan pekerjaan yang asal jadi oleh CV.HANG TUAH di jalan di ruas titiwangi- trimomukti ini, maka pihak media bersama ketua karang taruna desa bumi jaya, kembali kroscek ke lapangan hasilnya ditemukan banyak kejanggalan, yang retak-retak dan patah jalan rabat beton yang sudah jadi hanya di tamabal semen menutupi atas nya saja oleh pihak rekanan, tapi kondisi dibawahnya tetap patah sampai kedasar Cor, hal ini ada”Dugaan di pihak rekanan mengambil keuntungan yang besar, tidak memikirkan mutu dan kuwalitas jalan, Kamis (29/9/2022).

 

“Saat dikonfirmasi, ketua karang taruna stempat, Adi Saputra(43), kepala dusun 01 Retnowibowo(54), juga warga Arif Suseno (52). masing-masing mereka mengatakan, jalan ini rusak parah sudah 10 tahun kami menunggu nya biar dibangun, setelah di bangun begini, baru saja berumur satu Minggu belum saja dilalui kendaraan roda empat dan dua jalan nya sudah banyak yang retak-retak dan patah hingga kedasar nya,”Ujar mereka.

 

Tambahnya, Adi saputra selaku ketua karang taruna stempat mengungkapkan, seperti gorong-gorong ini sebetul nya sudah salah penempatan nya mas, bagaiman arus air nya akan lancar dan menghindari dari banjir, gorong-gorong yang dibuat lebih tinggi dari permukaan arus air, dalam pengerjaan juga seperti asal-asalan liat aja mas, kalau menurut kami warga disini mas, dipihak kontraktor kurang memikirkan mutu dan kwalitas hingga pekerjaan nya tidak maksimal, kami kecewa ga sesuai dengan yang kami harapkan, “Ungkapnya.

 

“Ditempat terpisah,”Ega Suryana selaku konsultan pengawas dari CV mitra Paksi, saat dikompirmasi berdalih dia mengatakan, sudah sesuai Sepesifikasi, dalam pelaksanaan juga setiap tahap kami selalu intruksiin dari awal pengerjaan dengan pihak rekanan, kalau masalah di lapangan saya juga sering keluar ga setiap saat di tempat, masalah ketebalan 20Cm, kalau keretakan mungkin dari paktor cuaca, toh juga masih kita perbaiki mas,”kata Ega.

 

“Ditempat yang sama, Hadi pengawas dari PUPR lamsel, saya selaku pengawas berupaya supaya selalu sesuai dengan gambar, sebelum adakan pengecoran kita slalu ukur yang perlu di naikin pasti tinggi kan lagi, itu tidak semua sama mas, ada yang 20cm dan sampai 25cm hingga sesuai sama ketinggian badan jalan nya. Kalau tidak sesuai Sepesifikasi dan yang patah dan retak itu karna cuaca mungkin mas, akan tetapi akan kita perbaiki kembali apa bila perlu kita bongkar mas,”jelasnya Hadi selaku pengawas dari PUPR Lamsel.

 

 

“Masyarakat setempat dan kepala dusun serta ketua karang taruna stempat, sangat lah berharap kepada DPRD Komisi 3 lamsel selaku perwakilan rakyat dan aparat penegak hukum agar segra turun memantau dan melihat pembangunan rabat beton rekonstruksi ruas jalan titiwangi trimomukti kecamatan Candipuro. Karna 10 tahun kami menanti-nantikan agar jalan ini di perbaiki dan dibangun oleh pemerintah setelah ini dibangun kami masyarakat kecewa dengan pihak rekanan CV HANG TUAH, yang baru berumur satu Minggu, slesai dikerjakan sudah retak-retak dan patah sampai ke dasar, tidak sesuai dengan yang kami harapkan,”tutupnya.

(Kurdi/tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *