Warga Lingkungan Dusun Pulau Pasir Desa Rangai Tritunggal Katibung Keluhkan Debu Hitam Diduga Dampak  Dari Stockpile  Batu Bara | CAKRAWALA TV
26 Juli 2024

www.Cakrawalatv.com
KATIBUNG,–Stockpile Batu Bara yang berada di wilayah Dusun 5 pulau pasir terdiri dari 4 Rt dan 470 KK  didesa rangai tritunggal kecamatan Katibung Lampung selatan, keluhkan serta penuh pertanyaan dari warga stempat.

Pasalnya; Dampak Stockpile batu bara yang berada di dusun tersebut mengakibatkan masyarakat resah terkena Polusi debu hitam berterbangan diwilayah lingkungan mereka.
Apa lagi di musim panas dan Angin kencang cucian pakaian, lantai rumah sampai ke rumah ibadah (Moshola) kedalam penuh debu-debu hitam himbas dari Stockpile batu bara tersebut, hingga kesehatan warga juga menimbulkan batuk-batuk dan  gatal-gatal. Diduga Dampak dari Stockpile batu bara di wilayah dusun stempat.

“Mis (42) Salah satu warga stempat saat di konfirmasi dengan media Cakrawalatv.com dia mengatakan,- dari dampak Stockpile  batu bara ini, kami masyarakat lingkungan terdampak debu hitam dari batu bara tersebut, dari kesehatan lingkungan kami sangat menghawatirkan sekali pak,contoh yang pertama,banyak warga gatal-gatal dan batuk, itu lihat sendiri dari lantai, kaca sampai ke dalam rumah penuh debu yang berwarna hitam pak. Kami menyapu lantai ini ga terhitung lagi, sebentar-sebentar udah ada lagi debu hitam nya sapu lagi  ntah satu hari itu ga ke hitung pak yang nama nya nyapu,”ucapnya.Senin,(30/01/2023)  pada pukul 14.30 Wib.

“Serunya, ibu-ibu dan bapak-bapak yang kebetulan lagi kumpul saat itu, semua nya bertriak, kami bermohon kepada pihak pemerintah terkait, tutup Stockpile batu bara itu, kami takut dampak-dampak kesehatan keluarga kami, dari anak-anak sampai ke kami selaku orang tua.

Kami berharap  di Tutup pak, kalau tidak kami akan Demo  nanti,” Ujar mereka beramai-ramai.

“Ratijo kepala dusun stempat, juga membenarkan saat di konfirmasi dengan media, iya mas masyarakat sudah merasa resah dengan ada nya debu-debu dari pada Stockpile batu bara ini. akan tetapi dari pihak perwakilan masyarakat pun telah bertanda tangan sebanyak 30 orang dari 370 KK, saat itu saya kumpulkan di masjid  dusun ini,”kata Rajito kadus.

Lebih aneh lagi, Ratijo kepala dusun saat di tanya oleh awak media, tentang nama perusahaan Stockpile batu bara tersebut, dia menjawab, ga tau mas, saya lupa apa nama perusahaan nya. Ini juga terkesan ada apa dengan pak Kadus ini.

“Saat awak media mendatangi di kantor desa rangaitritunggal pada pukul 15.30.Wib  disana ada Soibi sekretaris desa (Sekdes) juga menjelaskan, sebelumnya masyarakat sudah pernah di kumpulkan oleh kepala dusun di masjid, masyarakat setempat yang mewakili nya, sekitar 30 kepala keluarga. disitu juga ada kedus, RT, warga dan pihak perusahaan,”Jelas Soibi.

Sambung Sekdes,-Tapi saat itu ada yang sedikit aneh sebenarnya dan salah Informasi yang dijelaskan oleh Kadus dan RT, bahwa tanda tangan yang di minta pada masyarakat dusun Gotong Royong untuk pabrik Roti, kalau pun di dusun pulau pasir memberikan yang benar,”Ujar Sekdes.

Lebih lanjut, Soibi sekretaris desa (Sekdes) rangai tritunggal juga menjelaskan, kalau saya juga pernah di telf oleh Camat Katibung “lewat Via WhatApp nya, kata camat meminta kepadanya, agar di bantu mempermudah terkait ijin Lingkungan pada warga Dusun Pulau Pasir untuk Stockpile batu bara itu,”Ucap Soibi

“SUHENDRA Anggota DPRD Lamsel dari  fraksi Demokrat Saat diminta tanggapan terkait Stockpile batu bara yang di keluhkan oleh warga dusun pulau pasir desa rangai tritunggal Katibung dia mengatakan, sebelumnya  saya akan Cek dulu di Perijinan nya,dari tingkat desa sampai ke DLHD yang terkait, serta apa saja kompensasi yang di berikan kepada masyarakat terhadap dampak sisi negatif nya, terkait pencemaran lingkungan dan udara  yang menyangkut tentang kesehatan serta kesejahteraan bagi warga stempat,

Dan akan kita tinjau nanti ke lapangan bahwa stockpile tersebut apakah sudah membangun alat yang nama nya RUN OFF guna nya untuk mengatur sirkulasi udara agar tetap baik.”Sapa Suhendra.

Belum lagi Nanti Resapan Air Asam nya di waktu Hujan yang akan masuk ke sumur-Sumur warga untuk kebutuhan kehidupan warga sehari-hari, kami juga akan dalami laporan Masyarakat dusun pulau pasir tersebut,

Sehingga kedepannya perusahaan harus mengedepan kan azaz untuk kenyamanan, keamanan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat tentu nya.”Imbuhnya Suhendra selaku DPRD Lamsel  dari fraksi Demokrat. (Kurdi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *