RT Se-Desa Babatan Mengklarifikasi Terkait Adanya Pemberitaan Tunjangan Mereka Tak Dibayar

 

👉www.Cakrawalatv.com
LAMPUNG SELATAN,-Dengan beredarnya pemberitaan di salah satu media online yang menyebutkan tunjangan/insentif para RT Desa babatan kecamatan Katibung Lampung selatan belum tersalurkan oleh pak kades, dari sejumlah 23 RT Bantah itu tidak benar atau berita “Hoax, Rabu,(9/8/2023).

Kepala Desa babatan “Mislan Irvandi langsung menyikapi dengan ada nya pemberitaan dari salah satu media online tersebut, memanggil seluruh RT yang ada di Desa Babatan agar dapat kumpul di kantor Desa, agar dapat menemui titik terang nya dari mana datang Nara sumber dan RT mana yang belum mendapatkan tunjangan.

Dalam rapat di ruangan Aula kantor desa dengan di hadir 23 ketua rukun tetangga (RT) dan seluruh perangkat desa dari Kadus sampai ke kaur-kaur, Sekretaris desa, bendahara desa, serta ketua badan permusyawatan desa (BPD) Desa babatan.

Di dalam rapat terbuka tersebut Mislan Irvandi selaku kepala desa babatan dengan langsung resmi membuka acara tersebut, Mislan Irvandi yang akrab dalam panggilan Ivan mengatakan, saya akan tindak tegas apa bila ada Nara sumber yang tidak benar dan tidak jelas yang sudah memberikan keterangan palsu atau hoax terhadap media.

Sambungnya,ini sudah menyangkut harga diri dan pencemaran nama baik saya pribadi serta Nama Desa babatan, terus terang saya kecewa, saya merasa tidak pernah menunda-nunda terkait insentif/tunjangan RT dan seluruh aparatur desa,”tegas Ivan selaku kepala desa babatan.

“Salah satu ketua RT dusun manunggal Zainal, bantah dengan terkaitnya pemberitaan di media online kemaren, semenjak desa ini di pimpin oleh pak kades Mislan Irvandi sampai saat ini saya pribadi dan RT-RT yang lain perasaan saya belum pernah merasa insentif/tunjangan kami yang tidak tersalurkan, bahkan semua perangkat desa, saya belum pernah mendengar nya,”bantah zainal.

Lanjutnya, saya pribadi kaget dengan adanya pemberitaan, selama ini tidak ada tunggakan dalam pembayaran tunjangan RT,”ujarnya.

Disisi lain, “Hendaris Kausar selaku RT dusun jati juga memaparkan bahwa kami tidak pernah merasa kalau insentif yang tidak di berikan oleh pak kades, setiap waktu nya keluar pasti tepat waktu menerima tunjangan, maka nya kamu juga bingung ada isu yang berkembang beredar di pembritaan media online terkait tidak diberikan tunjangan RT,”terang Hendaris.

“Masih ditempat yang sama, “Rama selaku Bendahara Desa, saya juga bingung dan merasa kaget setelah mendengar isu yang berkembang terkait tunjangan RT yang tidak tersalurkan.

Setiap pencairan insentif, saya selaku bendahara selalu memberikan semua tunjangan kepada RT sudah sesuai dengan aturan dan perssedur, saya ada bukti-bukti dalam penyerahan tunjangan ketua rukun tetangga (RT), semua nya di sertai tanda tangan dalam penerimaan,”jelas Rama.

“Fadril Alexander, selaku ketua badan permusyawaratan desa (BPD) babatan sangat menyayangkan dengan adanya isu seperti ini, saya selaku ketua BPD selalu memantau di setiap kegiatan dalam pelaksanaan kinerja desa babatan, saya akan tegur kalau ada yang kurang baik di pemdes ini, karna saya bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai BPD,

Sebelum isu-isu yang berkembang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, jujur saya sangat kecewa, karna saya tidak mendengar dengan ada nya isu ini.

Dalam sepengetahuan saya dan anggota BPD lainnya. Pasti akan berontak apa bila benar adanya penundaan terkait insentif/ tunjangan para RT di desa babatan, ini informasi Hoax dan tidak benar,”tutup Alex selaku ketua BPD desa babatan. (Kurdi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *