Oknum Kepala Sekolah SMPN 2 Wonosobo Tanggamus di Duga Korupsi Dana BOS

 

👉www.Cakrawalatv.com

TANGGAMUS,–Oknum Kepala Sekolah SMPN 2 Wonosobo Kabupaten Tanggamus (BR), di duga jadikan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) anggaran tahun 2022 sebagai lahan korupsi untuk keuntungan pribadi.  Kamis(07/09/2023).

Demi meraup keuntungan pribadi kepala sekolah SMPN 2 Wonosobo di duga melakukan mark-up anggaran, memanipulasi anggaran dan membuat laporan Fiktif dana bos.

Faridah, selaku bendahara BOS SMPN 2 Wonosobo pada saat di konfirmasi menuturkan, untuk kegiatan pemeliharaan sarpras sekolah pada tahun 2022 SMPN 2 Wonosobo melakukan pengecatan, penggantian pintu, ada plapon samping, dan penggantian keramik yang pecah. Rabu,(30/08/2023).

“ada ngecat penggantian pintu kelas tujuh dan sembilan penggantian plapon samping, ada juga keramik karena kadang-kadang keramik itu jebol satu dua,”tutur Bendahara bos

Untuk besaran jumlah dana kegiatan pemeliharaan sarpras yang di keluarkan oleh bendahara bos pada tahun 2022 berdalih sudah lupa karena sudah lama.

“sudah lupa sih kalau tidak lihat arkas si ngak bisa takut ngomong segini rupanya segini takutnya salah,”dalih bendahara bos.

Dari data yang di himpun pewarta di lapangan Dana Bos anggaran tahun 2022 SMPN 2 Wonosobo sebesar 546.260.000, yang di gunakan untuk anggaran kegiatan:
1. Penerimaan Peserta Didik Baru,anggaran Rp. 10.385.200
2. Pengembangan Perpustakaan, anggaran Rp. 25.847.000
3. Kegiatan Pembelajaran dan ekstrakurikuler, anggaran Rp. 57.166.500
4. Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, anggaran Rp. 93.022.750
5. Administrasi kegiatan sekolah, anggaran Rp. 96.574.150
6. Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, anggaran Rp. 5.400.400
7. Langganan daya dan jasa, anggaran Rp. 2.624.000
8. pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah,anggaran Rp. 150.390.000
9. Pembayaran honor, anggaran Rp. 104.850.000

Sebelumnya di wartakan media ini (red*) Kepala SMPN 2 Wonosobo Enggan Bicarakan Transparansi Dana BOS.

Kurangnya keterbukaan informasi dan transparansi dalam pengelolaan dana BOS terkesan tertutup, sehingga membuat akses publik untuk melakukan pengawasan menjadi sulit.

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi pengelolaan dana BOS tahun 2022 di SMPN 2 Wonosobo, oknum Kepala Sekolah (BR), enggan memberikan keterangan yang jelas.

“Semua sudah selesai, sudah terealisasi, dan kami sudah diperiksa oleh inspektorat, tidak ada masalah,”tukas Kepsek. Rabu,(30/08/2023). 

Bahkan lebih mengkhawatirkan lagi, Kepala SMPN 2 Wonosobo menawarkan kepada awak media untuk bermitra demi pemberitaan yang positif terkait sekolah, seakan menghindar untuk mengkonfirmasi terkait Dana BOS tahun 2022.

“Kita ngobrol santai saja, tidak usah membicarakan Dana BOS, kalau mau berita pemberitaan yang bagus saja,” pinta Kepsek.

Lebih jauh, Kepala SMPN 2 Wonosobo juga mengajak awak media untuk bermitra dalam kegiatan sarana prasarana sekolah dan mengarahkan mereka untuk berkoordinasi dengan Waka Sarpras.

Coba sih kesini nawarin apa, ngadain apa yang bisa kita kerjasama, besok temuin saja Waka Sarpras,” lanjut Kepsek. (Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *