MEMBANGUN SEBUAH SISTEM EKONOMI PERBANKAN SYARIAH TANPA RIBA

 

www.Cakrawalatv.com

 

DEPOK,- Subagya caleg partai Ummat nomor urut 8 dari daerah pemilihan cilodong – tapos Kota Depok, saat ditemui ditengah-tengan pedagang kecil mengatakan bahwa ekonomi kehidupan rakyat kelas bawah sudah semakin terhimpit. Pemerintah daerah khususnya kota depok diharapkan tidak menutup mata dan harus melakukan terobosan-terobosan yang dapat merubah keadaan tersebut.

Keprihatinan Subagya memang beralasan karena biacara langsung dan menyaksikan seorang ibu bernama Rodiyah salah seorang pedagang asongan di wilayah Sukmajaya depok, berumur sekitar 62 tahun.

‘Berapa penghasilan ibu setiap hari,’ ujar subagya.

“Tidak menentu, ya paling untuk makan sehari bersama keluarga. Saya mulai menjajaki dagangan pukul 06.30 pagi sampai pukul 11.00 siang dan hari ini hasil penjualan yang saya dapatkan tujuh puluh ribu rupiah. Pernah juga hasil dagangan hanya laku

dua puluh ribu rupian,” pungkas bu rodiyah.

Bagi bu rodiyah berdagang asongan itulah cara dia menyambung hidupnya sehari-hari, walaupun usianya tidak muda lagi dia tetap semangat mendorong-dorong dagangannya diseputar jalan merdeka depok. Entah sampaikan kapan dia mencari nafkah seperti itu.

Pertemuan dengan ibu rodiah sangat berarti bagi Subagya, karena beliau adalah caleg DPRD Kota Depok dari Partai Ummat nomor urut 8 untuk daerah pemilihan cilodong tapos. Yang nantinya bila lolos jadi Dewan tentu akan banyak lagi permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan.

‘Insyaallah, saya akan tetap berkomitmen untuk membangun sebuah sistem ekonomi perbankan syariah yang tampa riba untuk membantu ibu Rodiyah dan Rodiyah lain.

Serta menjadikan kekuatan kekuasaan itu untuk membangun politik kemashalatan yaitu politik Rasulullah perbaikan dan kebaikan bukan politik kekuasaan yang selama ini berjalan.”ujar subagya mengakhiri pembicaraannya. (karyaCtv)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *