Lampung Selatan, www.Cakrawalatv.com- Dugaan intimidatif terhadap insan pers kembali terjadi, di Katibung Lampung Selatan, Dugaan intimidasi tersebut terjadi terhadap Wartawan yang tergabung di FPII (Forum Pers Independen Indonesia) wilayah Lampung Selatan.
Hal itu dikatakan, Merwan selaku ketua jaringan FPII wilayah Lamsel setelah wartawannya yang bertugas di wilayah Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami dugaan ancaman dan intimidasi dari oknum wanita yang bernama novia warga desa Tritunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan.
Merwan mengatakan tidak terima atas perlakuan tidak menyenangkan oknum wanita tersebut kepada salah satu wartawannya.
“Maksud mereka apa dengan mengirim kan chat WhatsApp kepada wartawan kami dengan ancaman akan menyebarluaskan poto-poto wartawan kami,” tambahnya.
Menurut Merwan, wartawannya bekerja sesuai tugas dan fungsinya, termasuk dalam pengumpulan data informasi yang sesuai fakta di lapangan.
“Kami mendidik wartawan kami sesuai dengan Tupoksi jurnalis, sebelum menulis suatu berita mereka akan mencari informasi dari beberapa sumber, dan bukan menulis berita yang katanya” tegasnya.
“Kami yang tergabung dalam FPII Lamsel akan melakukan langkah hukum. Kami tidak terima atas perlakuan dari salah satu oknum wanita atas kinerja wartawan kami yang berujung pengancaman dan intimidasi,” tegas Merwan, kamis (22/01/2026).
Selanjutnya, Merwan menerangkan bahwa sebelum mereka menayangkan berita itu, pasti harus berdasarkan informasi yang mereka gali dan setidaknya ada rekaman untuk sebagai data dan agar tidak terciptanya berita hoax.
Dalam penayangan berita, itu selalu mengedepankan praduga tidak bersalah, jika memang mereka merasa dirugikan atas pemberitaan wartawan nya, redaksi siap disomasi atau dilaporkan ke dewan pers.”pungkasnya.
Sementara itu, Choirul yang akrab di sapa bung irul, wartawan yang diduga menjadi korban intervensi bahkan diancam ini membenarkan apa yang dialaminya. Ia juga merasa tidak terima atas perlakuan dari oknum wanita yang bernama novia.
“Jadi begini kronologisnya, saat itu saya sedang berada di depan toilet yang berada di salah satu SPBU di Katibung, saat itu saya sedang bersantai di dalam mobil sembari menunggu teman untuk melakukan liputan, ketika itu juga wanita yang bernama novia memfoto saya dengan alasan yang tidak jelas setelah memfoto saya wanita itu lalu pergi begitu saja, saat saya tanyakan melalui via WhatsApp, oknum wanita itu menjawab akan menyebarluaskan Poto saya,” tutur irul.
Terpisah saat dikonfirmasi melalui sambungan telfon WhatsApp, oknum wanita bernama novia menyangkal adanya dugaan intimidasi tersebut.
“Maaf pak, bapak salah orang, informasinya jelas kan dengan jelas.”singkat Novia berkelit. (Tim)
