Headline

Musrenbang RKPD Kecamatan Gunung Purei Tahun 2021

 

 

Cakrawalatv.Com (Muara Teweh) – Camat Gunung Purei Ester,S.E., Melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Gunung Purei yang bertempat di Aula Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara dibuka oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah melalui Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra,S.H. secara virtual di tempat terpisah, Selasa 16-2-2021.

 

Dalam Kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Gunung Purei Tahun 2021 dan Tahun 2022 di Aula Kecamatan Teweh Tengah di hadiri Camat Gunung Purei beserta Staf, Polsek Gunung Purei, Danramil Gunung Purei, 11 Kades Gunung Purei Beserta Ketua BPD, Pendamping Desa, Damang Gunung Purei dan Perwakilan dari pihak perusahaan.

 

Musrembang kali ini terasa berbeda karena dilaksanakan secara online dengan konsep menjaga jarak aman dengan melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang telah ditentukan.

 

Penyusunan perencanaan dan penganggaran APBD kabupaten barito utara sudah harus berpedoman pada peraturan menteri dalam negeri 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah. ketentuan ini sudah kita laksanakan dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2021, demikian juga untuk tahun anggaran 2022 dan tahun seterusnya.

 

Serta pada pelaksanaan musrenbang tahun 2021 ini kita harus melaksanakan ketentuan permendagri nomor 70 tahun 2019 tentang sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD) dimana seluruh proses perencanaan pembangunan untuk tahun 2022 telah harus menggunakan aplikasi sipd kemendagri sehingga semua aspirasi atau usulan prioritas yang disampaikan pada acara hari ini harus di input pada aplikasi, yang nantinya akan melalui beberapa tahapan perencanaan pada aplikasi dan menjadi bahan masukan bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun rancangan rencana kerja tahun 2022 yang menjadi bahan dasar penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022 hingga penyusunan apbd kabupaten barito utara tahun anggaran 2022.

 

Pada sambutannya Bupati Barito Utara yang di wakili oleh Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra,S.H., menyampaikan musrenbang tingkat kecamatan, dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan, yang di integrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.

 

” Adapun tujuan musrenbang kecamatan adalah untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan pada tahun 2022 yang akan datang,” ucapnya Sugianto.

 

Lanjut Wakil Bupati Barito Utara Dalam penentuan kegiatan-kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan tahun 2022 harus selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara periode 2018-2023 dalam rangka pencapaian 5 (lima) prioritas pembangunan barito utara yaitu :

1. infrastruktur dan energi;

2. pendidikan dan kesehatan;

3. peningkatan ekonomi masyarakat;

4. sosial, budaya, pariwisata dan lingkungan hidup;

5. reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

 

Mengingat pentingnya musrenbang ini, juga diharapkan menjadi media interaktif bagi segenap pemangku kepentingan di kecamatan dan seluruh peserta harus bisa menetapkan program dan kegiatan prioritas kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program atau kegiatan tahun anggaran 2022 yang akan datang.

 

Beliau berharap pada acara musrenbang kecamatan hari ini agar seluruh perangkat daerah dan pihak terkait lainnya dapat berperan aktif dalam pembahasan sehingga aspirasi dan usulan yang disampaikan dapat menjadi prioritas utama sebagai bahan untuk dibahas pada tahapan forum gabungan perangkat daerah yang akan dilaksanakan pada minggu ke-empat bulan februari 2021 dan musrenbang rkpd di kabupaten tahun 2021 yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan maret 2021.

 

Terakhir beliau menyampaikan untuk menjadi perhatian kita semua yaitu penanganan pandemi covid-19 yaitu penanganan kesehatan dan hal lain terkait kesehatan, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha daerah masing-masing tetap hidup dan penyediaan jaring pengaman sosial dalam hal ini yang perlu dipertimbangkan dari sisi perencanaan maupun penganggaran jika pandemi covid-19 ini masih belum berakhir pada tahun 2022 nanti. (Tony S.Pd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *