Setelah Tahu Proyeknya Diberitakan, Kabid Bina Marga (PU-PR) Bungkam

Lmpung -Www.Cakrawalatv.com .Setelah tahu proyeknya diberitakan dibeberapa media online, Kepala bidang bina marga pekerjaan umum dan perumahan rakyat ( PU-PR ) Lampung selatan,yang berinisial HS terkesan bungkam terkait pemberitaan beberapa media tentang pembangunan peningkatan jalan lingkungkunga  di desa way galih kecamatan Tanjung bintang Kabupaten Setempat.

Kepala bidang bina marga PU-PR Lampung Selatan beliau seolah olah mengabaikan dan tidak menanggapi pihak media.entah apa ?”.yang ada di benak HN sehingga ketika di mintai tanggapannya terkait pemberitaan tersebut seolah olah tidak punya tanggung jawab.padahal di dalam pelaksanaan pekerjaan bina marga dinas PU-PR Lampung selatan dialah salah satunya yang mengawasi.

Di beritakan sebelumnya, Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan desa way galih kecamatan Tanjung Bintang di duga dikerjakan secara asal asalan,pasal nya baru mengerjakan lapisan penetrasi ( lapen) yang seharusnya sesuai standar pekerjaan umur harus 5 cm akan tetapi yang terjadi di lapangan tidak mencapai dengan apa yang sudah di tentukan.

Proyek yang bernilai pagu sebesar rp.2.180.000.000,00 dan dengan nilai kontrak sebesar rp.2.147.364.915,52 yang di kerjakan oleh CV.mulya gama mandiri sebagai kontraktor  tersebut, di duga tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi.

mengacu kepada teknis pembangunan berstandar pekerjaan umum,  Lapisan penetrasi (lapen) harus memiliki ketebalan 5 cm dari atas batu Underlag, sementara hasil di lapangan pekerjaan tersebut rata rata hanya 3 cm bahkan ada yang ketebalannya cuma 1,5 cm.

Teknis pembuatan lapen yang seharusnya di atas batu 3,5 di siram aspal setelah itu di pasang lagi batu 2,3 dan di siram aspal juga setelah itu baru di pasang batu 1,2 setelah itu di siram aspal kembali,barulah gelar abu batu atau screening setelah semua itu terpasang secara merata barulah di adakan pemadatan menggunakan alat berat.akan tetapi menurut keterangan warga yang tidak mau diketahui nama nya pekerjaan tersebut tidak seperti apa yang di kerjakan seharusnya.

Tim media melakukan konfirmasi kepada salah satu warga desa way galih dusun 5A yang bernama Andi Rabu (1/12/2021) menurut keterangan Andi bahwa di dalam pekerjaan lapen tersebut para pekerja memasang/ menggelar batu dari ukuran 3,5 serta batu  2,3 sampai batu 1,2 di gelar secara bertahap dan penyiraman aspal nya hanya dua kali siram saja.

Pewarta :Joni
Kabiro lamsel :kurdi Ms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *