WW-F Lamsel Ikut Serta Bazaar Produk Daur Ulang World Clean Up Day 2022 di Provinsi Lampung | CAKRAWALA TV
22 Juli 2024

 

 

 

www.Cakrawalatv.com

Bank Sampah Wawai yayasan Bina Lingkungan Lestari Waste Foundation (WW-F) Lampung Selatan ikut serta dalam memeriahkan Bazaar Produk Daur Ulang World Clean Up Day 2022 di Provinsi Lampung yang berlangsung di Taman Gajah Tanjungkarang Kota Bandarlampung, Minggu (25/9/2022).

 

Kegiatan Bazar Produk Daur Ulang oleh WCD yang dibuka secara resmi oleh Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung dihadiri belasan penggiat lingkungan, UMKM, Home Industri, pengrajin, pelaku usaha dan bank sampah yang memamerkan olahan barang tak terpakai menjadi barang bernilai.

 

Dalam hal ini, Pembina Wawai Waste Lafran Habibi, ST, MT memberikan apresiasi kepada WCD Provinsi Lampung dan seluruh pihak terkait yang telah menyelenggarakan Bazaar Produk Daur Ulang sebagai bagian dari rangkaian acara World Clean Up Day 2022 Provinsi Lampung.

 

Menurut Lafran, Kegiatan Bazaar Produk Daur Ulang ini menjadi salah satu cara mempromosikan dan memajukan kegiatan sirkular ekonomi dari bank sampah ataupun berbagai pengelola dan penggiat sampah daur ulang.

 

Tentunya kata dia, hal ini juga harus dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan yang mana saat ini sedang giat2nya mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan melalui UMKM.

 

“Jadi terkait urusan sampah ini harus dilihat secara holistik terpadu dari hulu ke hilir, bukan hanya sektoral lingkungan hidup saja. Sehingga persampahan khususnya di Lamsel bisa teratasi dan bisa dimanfaatkan menjadi nilai ekonomi,,” ujar Lafran Habibi kepada media melalui telefon selulernya.

 

Sementara itu, Deni Andika Pratama selaku Founder Wawai Waste Foundation menyatakan Keterlibatan Wawai Waste Foundation dengan Program Ruang Kreasi Bank Sampah Wawai nya dalam Kegiatan Bazar Pameran Daur Ulang yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Lampung kali memiliki tujuan untuk mengenalkan kepada Masyarakat luas.

 

“Bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna bisa menjadi produk bernilai seni dan berguna jika kita punya kemauan mengolahnya dan bisa menangkap peluang yang ada,” kata dia.

 

Ditempat yang sama, Muhammad Kholil selaku Kepala Divisi Ruang Kreasi Bank Sampah Wawai by Wawai Waste Foundation menuturkan, dengan hadirnya Ruang Kreasi Bank Sampah Wawai di Wawai Waste Foundation untuk memberikan edukasi sekaligus mendapatkan penghasilan khususnya ibu-ibu dalam pengelolaan sampah menjadi nilai ekonomi.

 

“Secara tidak langsung kami (Bank Sampah Wawai) Yayasan Bina Lingkungan Lestari Wawai Waste memberitahukan ke masyarakat bahwa sampah bukan hanya sekedar sampah tapi bisa jadi cuan untuk menambah penghasilan masyarakat terutama ibu-ibu,” tutupnya. (Kurdi/Zainal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *