Kabupaten Bogor.www.Cakrawalatv.com- 26 Agustus 2026 Sebuah mobil tangki berwarna biru-putih bertuliskan PT Mahawira Jaya Energi (MJE) plat nomor polisi B9759UFP,(terlihat memasuki area PT Mitra Perdana Servis (MPS) di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dengan membawa muatan yang disebut-sebut berupa solar. Aktivitas tersebut menjadi sorotan setelah awak media berupaya melakukan konfirmasi terkait asal-usul, jenis BBM, serta legalitas pengiriman.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mobil tangki tersebut masuk ke area PT MPS. Karena belum diperoleh kepastian mengenai asal-usul dan dokumen pengangkutan BBM tersebut, awak media kemudian meminta izin kepada petugas keamanan untuk masuk dan melakukan konfirmasi langsung kepada sopir maupun pihak pengurus PT MJE.
Namun, menurut keterangan awak media di lokasi, petugas keamanan sempat meminta awak media untuk menunggu di pos keamanan. Pihak keamanan kemudian menghubungi pengurus PT MJE.
Tidak lama kemudian, seorang pria yang mengaku sebagai pengawas PT MJE bernama Eko menemui awak media. Dalam percakapan tersebut, Eko mempertanyakan asal media dan menyampaikan pernyataan yang dinilai awak media sebagai upaya menyelesaikan persoalan secara informal.
«“Abang orang sini dari media mana? Udah bang, kita sama-sama orang lapangan. Saya kasih uang rokok saja, kita sama-sama tahu. Dan kami pun baru pertama kali kirim ke sini,” ujar Eko, sebagaimana disampaikan kepada awak media.»
Pernyataan tersebut menjadi perhatian awak media, terlebih karena pada saat yang sama akses untuk melakukan konfirmasi dan dokumentasi di lokasi sempat mendapat keberatan dari pihak terkait.
Awak media kemudian tetap berupaya mengambil dokumentasi kendaraan serta meminta penjelasan kepada pihak PT MPS mengenai penerimaan BBM tersebut. Namun, upaya tersebut kembali mendapat keberatan dari Eko sehingga sempat terjadi perdebatan di lokasi.
Security: Hanya Mendata Pengiriman
Saat dikonfirmasi, pihak keamanan PT MPS mengaku tidak mengetahui secara detail mengenai asal-usul maupun legalitas BBM yang dikirim.
«“Kami sebagai pihak keamanan tidak tahu perihal asal-usul pengiriman solar tersebut. Kami hanya mendata saja. Itu solar dari PT Jakarta Speed teknik utama, pengurus bernama Eko yang kami catat. Untuk lebih lanjutnya, Bapak bisa ke kantor MPS yang berada di Pemda atau bisa menghubungi Bapak Dani oil man sebagai saksi penerima pengiriman solar tersebut,” ujar pihak keamanan.»
Keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan karena di satu sisi mobil tangki yang terlihat di lokasi bertuliskan PT Mahawira Jaya Energi (MJE), sementara berdasarkan catatan keamanan disebut terdapat nama PT Jakarta Speed teknik utama sebagai pihak yang berkaitan dengan pengiriman.
Awak media kemudian mencoba meminta penjelasan kepada Eko mengenai (PT Jakarta Speed teknik utama) . Namun, menurut keterangan yang diperoleh di lokasi, Eko mengaku tidak mengetahui perihal perusahaan tersebut. Perbedaan informasi tersebut menjadi salah satu hal yang masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
Legalitas Solar Masih Perlu Diklarifikasi
Terkait dugaan solar ilegal, hingga berita ini diterbitkan belum dapat dipastikan bahwa BBM tersebut merupakan barang ilegal. Dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui dokumen resmi dan keterangan dari pihak berwenang.
Hal-hal yang masih perlu diklarifikasi antara lain jenis BBM yang diangkut, asal BBM, dokumen pengangkutan, pihak pengirim dan penerima, tujuan penggunaan, serta legalitas dan perizinan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari PT Mahawira Jaya Energi (MJE),PT Mitra Perdana Servis (MPS), dan PT Jakarta Speed teknik utama,
Apabila pihak-pihak terkait memiliki dokumen perizinan, surat jalan, dokumen pengangkutan bill of lading, atau klarifikasi resmi mengenai pengiriman tersebut, informasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan lanjutan sebagai bentuk keberimbangan dan verifikasi informasi
red ( Tim )
