Bogor – Kegiatan pasar malam hiburan rakyat yang digelar di kawasan Wangun, Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor, menjadi perhatian sejumlah insan pers. Acara yang berlangsung di wilayah tersebut disebut dikelola oleh seorang panitia berinisial P.
Kedatangan awak media ke lokasi bertujuan untuk melakukan monitoring serta peliputan kegiatan hiburan rakyat yang tengah berlangsung.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak pengelola disebut menunjukkan sikap kurang terbuka dan dinilai tidak kooperatif terhadap kehadiran insan pers.
Beberapa wartawan yang hadir mengaku mendapat respons yang kurang bersahabat saat mencoba melakukan konfirmasi dan pendataan kegiatan. Padahal, kehadiran media dinilai penting sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial sekaligus membantu publikasi kegiatan agar lebih dikenal masyarakat luas.
Sebagaimana diketahui, media massa maupun media sosial memiliki peran strategis dalam mendukung promosi kegiatan masyarakat, termasuk hiburan pasar malam.
Kehadiran insan pers sejatinya tidak selalu berkaitan dengan pencarian kesalahan, melainkan juga untuk memberikan informasi yang berimbang, edukatif, dan transparan kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola terkait sikap yang dipersoalkan tersebut.
Diharapkan ke depan terjalin komunikasi yang lebih baik antara penyelenggara kegiatan dan insan pers demi terciptanya suasana yang kondusif, profesional, dan saling mendukung.
red (Tim)
